Detik.com News
Detik.com
Senin, 31/12/2012 12:55 WIB

Dukung PKL, Ratusan Mahasiswa UI Demo Tolak Penggusuran di Stasiun KA

Hendrik Raseuki - detikNews
Halaman 1 dari 2
Dukung PKL, Ratusan Mahasiswa UI Demo Tolak Penggusuran di Stasiun KA
Depok - 300-an Mahasiswa UI berunjuk rasa menolak penggusuran kios pedagang di lingkungan Stasiun KA Kampus UI di Beji, kota Depok, Jabar. Mengenakan jaket almamater kuning, mahasiswa UI meminta agar PT KA tak melakukan penggusuran.

"Mahasiswa menentang rencana penggusuran kios karena dapat menyengsarakan ekonomi lemah," ujar Rahman, seorang pengunjuk rasa di lokasi, Senin (31/12/2012) siang.

Aksi mendapat pengamanan dari belasan polisi. Aksi unjuk rasa (unras) di halaman stasiun digelar sejak pukul 09.00 WIB. Ratusan mahasiswa bergabung bersama pedagang.

Para pendemo menyampaikan orasi protes dan membetang belasan postes kecaman. "Stop penggusuran. Lindungi perekonomiah rakyat" pesan pada sebuah poster.

Aksi ini juga dihadiri Natalius P, Komisioner-Ketua Subkomisi Pemantauan dan
Penyelidikan Pelanggaran HAM Komnas HAM.

"Yang kami kritisi adalah tidak ada sosialisasi dan solusi lahan pengganti bagi para pekios yang nanti digusur," sebut Pagai.

Pada tanggal 3 Januari 2013, Komnas HAM akan memanggil PTKAI Daops 1 Jakarta untuk berdialog di Kantor Komnas HAM mengenai penggusuran.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%