Senin, 31/12/2012 06:45 WIB

Malam Pergantian Tahun Bakal Dibayangi Hujan Ringan

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Berbagai acara sudah dipersiapkan untuk menyambut pergantian tahun 2013. Apa prediksi BMKG mengenai cuaca Jabodetabek di hari terakhir tahun 2012 ini?

"Pada umumnya (Jabodetabek) berawan, sore sampai malam berpotensi hujan ringan. Jadi siang hingga sore berawan," kata Kepala Pusat Meteorologi Publik (BMKG), Mulyono Prabowo saat dihubungi detikcom, Senin (31/12/2012).

Mulyono memprediksi Jakarta Pusat, Timur dan Utara berawan sore hari hingga malam. Sementara itu untuk wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Tangerang, Depok dan Bogor berawan namun berpotensi hujan ringan di malam hari.

"Sementara ini untuk besok kita lihat agak mereda anginnya. Lebih banyak potensi untuk berawan," ujar Mulyono.

Menanggapi angin kencang yang sering terjadi beberapa waktu ini, dinilai Mulyono terjadi karena adanya perubahan suhu yang signifikan dan pembentukan awan yang bersifat vertikal.

"Ada perubahan suhu yang signifikan. Siang hingga sore waktu untuk pembuatan awan. Sore berpotensi adanya angin kencang jika awan tumbuh menumpuk ke atas. Kalau pertumbuhan awan cukup kuat, maka angin cukup kuat," jelas Mulyono.

"Sebelum hujan akan diawali dengan angin yang kuat. Jika angin kuat, hujannya lebat, namun durasinya pendek. Prediksi besok tidak terlalu kuat, sifatnya awannya horizontal dan menyebar," tutupnya.

Jadi, ada baiknya Anda mempersiapkan payung jika ingin bepergian ke luar rumah.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mok/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%