Detik.com News
Detik.com
Minggu, 30/12/2012 15:45 WIB

Terjang Banjir di Manado, Sebuah Mobil Xenia Terseret Arus

Asrar Yusuf - detikNews
Halaman 1 dari 2
Terjang Banjir di Manado, Sebuah Mobil Xenia Terseret Arus Asrar Yusuf/detikcom
Manado - Berusaha menerobos banjir, sebuah mobil Daihatzu Xenia berwarna hitam DB 4068 AN, malah terseret arus saat melintas di Jl Siswa Kelurahan Taas Lingkungan I Kecamatan Tikala Kota Manado, Minggu (30/12/2012).

Mobil tersebut kini terperosok ke dalam kali sedalam 3 meter. Beruntung sopir masih sempat keluar dari dalam mobil hingga tidak ikut tenggelam.

Menurut saksi mata, Delvi Kasegel (28), mobil tersebut berusaha menerobos banjir tanpa menghiraukan larangan warga setempat.

"Saya sudah melarangnya jangan lewat, airnya sudah tinggi, tapi dia tetap memaksa," tandas Delvi kepada detikcom di lokasi kejadian, Minggu (30/12/2012) siang.

Menurut sopir mobil itu, Hasan Lamuju (45) warga Malalayang Satu Timur Lingkungan V Kecamatan Malalayang, dia bermaksud menjemput seseorang di Hotel Seruni Paal IV Kecamatan Tikala.

"Saya dari Malalayang dan memotong jalan lewat Taas, tapi jalannya banjir. Saya pikir banjirnya hanya dangkal saja, jadi tetap jalan terus," jelasnya.

Dia tidak mengira kalau arus air sangat keras, sehingga menyeret mobilnya sampai ke kali kecil di pinggir jalan. "Saya tak lihat orang melarang, soalnya saat itu hujan deras sekali," tuturnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nrl/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%