detikcom
Minggu, 30/12/2012 15:00 WIB

Polisi Ganti Spion Mobil yang Dipatahkan Anggota Brimob di Bogor

Andri Haryanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Aksi Jhony direkam kamera
Jakarta - Polri telah melakukan tindakan tegas terhadap Briptu Jhony, anggota Brimob Kedung Halang yang marah-marah kepada pengendara mobil Honda City B 8543 CK di Kedung Halang, Bogor. Polri juga menyatakan akan mengganti spion mobil yang dipatahkan personel dari kesatuan berlambang teratai tersebut.

"Pimpinannya juga saya minta mengganti spion mobil korban," tegas Kadiv Humas Polri, Irjen Suhardi Aliyus, kepada detikcom, Minggu (30/12/2012).

Menurut dia, saat ini yang bersangkutan telah menjanai hukuman kurungan sel. Hukuman tersebut, kata Suhardi, mulai diberikan semalam usai personel tersebut diperiksan Provost kesatuan yang menaungi Briptu Jhony.

"Minimal kurungan 14 sampai 21 hari," ujar Suhardi.

Jenderal bintang dua dan juga eks Wakil Kapolda Metro Jaya ini mengatakan, dirinya langsung berkoordinasi dengan Polresta Bogor sejak adanya laporan personel Brimob yang melakukan perusakan tersebut.

"Begitu dapat info dari masyarakat jam 17.00 WIB (Sabtu, 29/12), saya langsung lacak pelakunya lewat Polresta Bogor dan nomor kendaraannya," beber Suhardi.

Perilaku Briptu Jhony, ujar Suhardi, terbilang merusak citra kepolisian. Terlebih polisi sendiri tengah berbenah diri dalam menghadapi terpaan citra miring di masyarakat.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%