Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 29/12/2012 00:38 WIB

Pengamen Bajak Angkot di Jatinegara, 1 Penumpang Tewas dan 3 Luka

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Angkot 06 A jurusan Jatinegara-Gandaria dibajak oleh kawanan pengamen. Saat membajak, para penumpang yang didalamnya dipaksa turun, ketika angkot tengah melaju kencang.

Informasi yang dikumpulkan detikcom, Sabtu (29/12/2012), angkot 06A tersebut dikendarai oleh sopir tembak. Dua pengamen membajak angkot tersebut di sekitar Pasar Gembrong, Jakarta Timur. Penumpang yang dipaksa turun tersebut mengalami luka dan ada yang tewas.

Petugas Jaga UGD RS UKI membenarkan bahwa ada 4 orang yang masuk dalam kondisi luka-luka dan tewas akibat jatuh dari angkot. Keempatnya masuk sekitar pukul 23.00 WIB.

"Ada 4 orang. Satu orang tewas," ujar Tama, petugas UGD RS UKI saat dikonfirmasi dini hari.

Petugas itu mengatakan penumpang yang tewas mengalami luka di dahi dan kedua matanya. Semua pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki.

"Semua laki-laki. Datanya ada sama polisi," jelasnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mpr/mpr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%