Rabu, 26/12/2012 18:11 WIB

Ajak Puan Temui SBY, Taufiq Kiemas Tampak Lebih Muda

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Foto: Istana Negara
Jakarta - Wajar saja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyapa Taufiq Kiemas (70) dengan memuji penampilan Taufiq Kiemas. Usai dirawat di Singapura beberapa waktu lalu, kini Taufiq Kiemas memang terlihat lebih muda, lebih bugar, lebih cerah, lebih langsing, dan kerap mengumbar senyum.

Baru saja tiba di Istana Negara, Jakarta, Rabu (26/12/2012), Taufiq Kiemas langsung disambut Presiden SBY. Taufiq yang mengenakan batik warna oranye didampingi putri kesayangannya, Puan Maharani (39), yang mengenakan batik bermotif daun berwarna merah, biru, dan hijau.

"Assalamu'alaikum. Tambah muda saja Pak," sapa SBY yang mengenakan batik warna merah kepada Taufiq.

Di dalam foto yang dikirimkan oleh biro pers Istana Negara kepada media, Taufiq Kiemas terlihat lebih segar dibanding waktu-waktu sebelumnya. Taufiq juga terlihat lebih langsing dan lebih sehat. Kepada SBY, Taufiq menyampaikan rahasianya tampak lebih muda, rupanya Taufiq baru selesai menjalani perawatan di Singapura.

"Mengucapkan terima kasih atas tim dokter dari Bapak yang membantu saya selama di Singapura," ujar Taufik yang berkemeja batik warna coklat muda.

Tak lama setelah berbalas sapa, Taufiq Kiemas menyerahkan buku biografinya yang berjudul 'Gelora Kebangsaan Tak Kunjung Padam. 70 Tahun Taufiq Kiemas'. Sambil berdiri SBY membuka-buka beberapa halaman buku tersebut, sembari sesekali tersenyum ke arah Taufiq. Keduanya juga menyempatkan berfoto bersama bersama buku yang akan diluncurkan pada 31 Desember nanti tersebut, bertepatan dengan ulang tahun Ketua MPR tersebut.

Taufiq diterima SBY di ruang tamu Istana Negara. SBY mengajak Taufiq dan Puan duduk santai. Taufiq duduk di antara Puan dan SBY, ketiganya membentuk segitiga. Taufiq Kiemas, Puan Maharai, dan SBY terlihat berulangkali berbalas senyum. Pertemuan antara Presiden SBY dengan suami dan putri mantan Presiden Megawati Soekarnoputri hanya berlangsung 30 menit sejak dimulai pada pukul 14.00 WIB. Pertemuan ini singkat saja, tapi menimbulkan spekulasi politik yang luar biasa besar tentang masa depan koalisi PDIP dan PD dan masa depan politik Puan Maharani.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(van/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close