Detik.com News
Detik.com

Rabu, 26/12/2012 14:36 WIB

Hari ke-72 Jokowi

Ahok: Mulai Maret 2013, Naik TransJ Bayar Pakai e-Money

Rini Friastuti - detikNews
Ahok: Mulai Maret 2013, Naik TransJ Bayar Pakai e-Money Foto: Ahok (Ramses/detikcom)
Jakarta - Sebentar lagi warga Jakarta yang terbiasa naik TransJ bisa memanfaatkan fasilitas baru. Fasilitas tersebut berupa penggunaan uang elektronik (e-Money) .

"E-Money akan direalisasikan pada Maret 2013 mendatang. Ada sekitar 4 bank yang kemungkinan terlibat untuk meningkatkan fasilitas tersebut seperti Bank Mandiri, BCA, BNI dan BRI," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama (Ahok) usai bertemu dengan beberapa petinggi bank di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (26/12/2012).

Ahok menambahkan, pihaknya merasa perlu untuk menggandeng beberapa bank lain karena Bank DKI, yang sebelumnya menjadi operator tunggal dalam penerapan e-Money, dianggap tidak mampu. Alasan lain adalah karena banyak warga Jakarta yang tidak menjadi nasabah Bank DKI.

"Ini kan kita juga bicara jumlah nasabah. Kalau nasabahnya sedikit, lalu kita bangun, nanti kan kita tekor," ucap mantan Bupati Belitung Timur ini.

Dengan bantuan bank-bank lain diharapkan seluruh halte TransJ bisa dilayani dengan e-Money tersebut. Malah Ahok berharap bulan Januari 2013 e-Money sudah bisa diluncurkan.

"Bank DKI sendiri kan sudah tidak berhasil, makanya kita ajak yang lain juga. Bank DKI tetap yang memimpin," terang Ahok.

Sistem e-Money sempat diterapkan di beberapa koridor TransJakarta di awal-awal pengoperasiannya pada tahun 2005 lalu. Saat itu fasilitas itu diberi nama JakCard, keluaran Bank DKI. Namun, program itu tak berhasil, dan akhirnya sistem pembayaran TransJakarta kembali ke sistem manual.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(riz/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%