detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 00:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 26/12/2012 14:36 WIB

Hari ke-72 Jokowi

Ahok: Mulai Maret 2013, Naik TransJ Bayar Pakai e-Money

Rini Friastuti - detikNews
Foto: Ahok (Ramses/detikcom)
Jakarta - Sebentar lagi warga Jakarta yang terbiasa naik TransJ bisa memanfaatkan fasilitas baru. Fasilitas tersebut berupa penggunaan uang elektronik (e-Money) .

"E-Money akan direalisasikan pada Maret 2013 mendatang. Ada sekitar 4 bank yang kemungkinan terlibat untuk meningkatkan fasilitas tersebut seperti Bank Mandiri, BCA, BNI dan BRI," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama (Ahok) usai bertemu dengan beberapa petinggi bank di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (26/12/2012).

Ahok menambahkan, pihaknya merasa perlu untuk menggandeng beberapa bank lain karena Bank DKI, yang sebelumnya menjadi operator tunggal dalam penerapan e-Money, dianggap tidak mampu. Alasan lain adalah karena banyak warga Jakarta yang tidak menjadi nasabah Bank DKI.

"Ini kan kita juga bicara jumlah nasabah. Kalau nasabahnya sedikit, lalu kita bangun, nanti kan kita tekor," ucap mantan Bupati Belitung Timur ini.

Dengan bantuan bank-bank lain diharapkan seluruh halte TransJ bisa dilayani dengan e-Money tersebut. Malah Ahok berharap bulan Januari 2013 e-Money sudah bisa diluncurkan.

"Bank DKI sendiri kan sudah tidak berhasil, makanya kita ajak yang lain juga. Bank DKI tetap yang memimpin," terang Ahok.

Sistem e-Money sempat diterapkan di beberapa koridor TransJakarta di awal-awal pengoperasiannya pada tahun 2005 lalu. Saat itu fasilitas itu diberi nama JakCard, keluaran Bank DKI. Namun, program itu tak berhasil, dan akhirnya sistem pembayaran TransJakarta kembali ke sistem manual.


(riz/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%