Detik.com News
Detik.com

Selasa, 25/12/2012 13:11 WIB

Eks Wagub DKI Prijanto Datang ke Open House di Rumah Ahok

Rina Atriana - detikNews
Eks Wagub DKI Prijanto Datang ke Open House di Rumah Ahok (Foto: Rina Atriana/detikcom)
Jakarta - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto datang bersilaturahmi ke rumah dinas Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sedang mengadakan open house saat Natal. Prijanto mendoakan kepemimpinan Jokowi-Ahok.

Prijanto datang ke rumah dinas Ahok, di Jalan Besakih, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/12/2012) pukul 12.00 WIB.

Prijanto datang sendirian mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna kuning emas dan ungu. Saat bersalaman dengan Ahok, Prijanto mengucapkan selamat Natal.

"Selamat Natal dan Tahun Baru 2013 ini saya dan keluarga mengucapkan semoga Tuhan selalu memberkati dan sukses bersama Pak Jokowi. Sejauh ini cukup baik. Lanjutkan. Semoga Pak Jokowi dan Pak Basuki membawa perubahan bagi Jakarta," kata Prijanto saat bersalaman dengan Ahok.

Prijanto lantas terlihat mengambil hidangan di meja prasmanan dan makan. Dia juga disalami oleh para tamu yang hadir, kemudian diminta foto-foto juga. Jepret!



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nwk/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%