detikcom
Selasa, 25/12/2012 10:02 WIB

Disebut-sebut sebagai Hakim Cantik yang Selingkuh, Hakim Deva Kaget

Andi Saputra - detikNews
Hakim Deva (Dok Pribadi)
Jakarta - Beredarnya kabar seorang hakim cantik yang akan dipecat karena selingkuh dengan seorang polisi membuat para hakim di seluruh Indonesia kaget. Bahkan, kabar burung di internet menyebutkan hakim Deva Indah sebagai hakim yang akan dipecat karena melakukan pelanggaran kode etik tersebut.

Menanggapi hal ini, hakim Deva Indah yang bertugas di Pengadilan Negeri (PN) Sumedang, Jawa Barat, sangat kaget. "Saya sangat kaget kok ada foto saya di internet? Kok bisa saya dikaitkan, yang jelas itu bukan saya," kata Deva saat berbincang dengan detikcom, Selasa (25/12/2012).
Sebelumnya Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Imam Ansori Saleh menyatakan hakim selingkuh yang terancam dipecat itu berasal dari PN daerah Sumatera Utara.

"Sebelum di Sumedang, saya bertugas di PN Muara Bulian, Jambi, jadi itu benar-benar bukan saya. Karena saya juga tidak pernah bertugas di Sumatera Utara," sambungnya.

Menyikapi fotonya yang banyak beredar di dunia maya dan dikaitkan dengan isu hakim selingkuh, Deva tidak akan segan menempuh jalur hukum. Langkah tersebut akan dilakukan Deva, jika foto-foto itu terus beredar di internet.

"Kalau masih ada yang memberitakan, forward, mengedarkan dan mempublikasikan, saya tidak akan segan-segan menempuh jalur hukum dan menggugat. Saya akan telusuri peng-upload nya!" tegas Deva.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Imam Anshori Saleh menyatakan KY telah merekomendasikan hakim cantik tersebut untuk dipecat lewat pengadilan etik. Hakim perempuan itu akan diadili di Majelis Kehormatan Hakim (MKH) yang dilakukan antara Mahkamah Agung (MA)-KY pada awal Januari 2013.

"Iya, ada satu hakim direkomendasikan dipecat. Dia perempuan," kata Imam.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
27%
Kontra
73%