Detik.com News
Detik.com
Selasa, 25/12/2012 07:57 WIB

Segera Dipecat, Hakim Cantik Selingkuh & Zina Itu Pasrah

Rivki - detikNews
Segera Dipecat, Hakim Cantik Selingkuh & Zina Itu Pasrah
Jakarta - Di hari-hari terakhir memegang palu keadilan, hakim cantik itu kini pasrah. Dirinya direkomendasikan dipecat karena selingkuh dan mengganggu rumah tangga orang lain.

"Tak ada yang mustahil bagi orang yang yakin pada janji Allah," tulis hakim cantik ini pada 11 Desember 2012 dalam aku Facebook pribadinya, seperti dikutip detikcom, Selasa (25/12/2012). Status ini hingga pagi ini mendapatkan 12 likes dan 1 komentar.

Tiga hari sebelumnya, hakim cantik ini juga hanya bisa memohon kepada Tuhan. Hakim yang kini tugas di Sumatera Utara ini menyerahkan semuanya kepada Allah.

"Ya Allah, ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami. Masih terbayang air mata ibu yang mengalir dan rintihannya di setiap malam ketika berdoa memohon kepada-Mu untuk kebahagiaan kami, anaknya. Sayangilah Ibu dan ayah kami sebagaimana Beliau menyayangi kami sewaktu kecil. Ya Allah, muliakanlah mereka, tiada pernah kami sanggup membalasnya," ujar hakim berambut pendek pada 8 Desember lalu.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Imam Anshori Saleh menyatakan KY telah merekomendasikan hakim cantik tersebut untuk dipecat lewat pengadilan etik. Hakim perempuan itu akan diadili di Majelis Kehormatan Hakim (MKH) yang dilakukan antara Mahkamah Agung (MA)-KY pada awal Januari 2013.

"Iya, ada satu hakim direkomendasikan dipecat. Dia perempuan," kata Imam.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/fiq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%