detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 22/12/2012 10:05 WIB

Keberanian KPK Mengusut Penegak Hukum Jadi Catatan Positif di 2012

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Kalender tahun 2012 akan segera ditutup. Selama satu tahun terakhir, kiprah KPK yang berani mengusut kasus korupsi penegak hukum lain, yakni kasus Simulator SIM di Kakorlantas menjadi catatan tersendiri.

"Catatan menarik adalah penegak hukum berhasil membongkar skandal hukum di lembaga hukum. Skandal MA, skandal korupsi di Mabes Polri. Ini catatan penting karena relatif dari tahun ke tahun baru kali ini kita lihat fakta kasus itu terjadi," ujar peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM, Oce Madril dalam diskusi di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (22/12/2012).

Oce juga menggarisbawahi capaian KPK yang berhasil mengusut dugaan keterlibatan menteri aktif, yakni Andi Mallarangeng selaku Menpora.
"Kita bandingkan dengan tahun sebelumnya, Kemenpora itu kan dihidupkan kembali. Pada masa pimpinan pertama, tidak terlalu banyak kasus, tapi yang kedua, ada banyak kasus yang menyita perhatian publik. Ini yang kemudian fenomena yang boleh jadi tidak kita temukan sebelumnya," kata Oce.

Oce mengindikasikan sepanjang 2012 ada 5 kementerian yang diduga terlibat kasus korupsi. Hal ini beriringan dengan kecenderungan kasus korupsi yang meningkat pada tahun 2012.

"Korupsi sepanjang 2012 ada kecenderungan terjadi peningkatan. Kami mencatat ada beberapa kementerian. Ini yang diurus yang berkaitan dengan olahraga, karena susah membenahinya. Ada beberapa proyek di Kemenpora itu terindikasi korupsi. Ada juga Kemnakertrans, Kemen ESDM, dan Kemendiknas. Ini 5 institusi di pemerintah pusat di mana indikasi korupsi ditemukan," ujar Oce.

Namun Oce menyatakan kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah di Indonesia juga masih tinggi pada tahun 2012.

"Kami melihat ada gejala yang meningkat di beberapa sektor korupsi. Kita memperhatikan pemerintah daerah menjadi sektor banyak sekali kasus yang berkaitan dengan mereka. Sehingga banyak pejabat di daerah yang dijerat dengan undang-undang tipikor," ujar Oce.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(vid/fjp)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%