detikcom

Jumat, 21/12/2012 19:50 WIB

Awan Berbentuk Ular Naga Menggantung di Langit Ciawi

Rafli Akbar - detikNews
Foto yang beredar di warga
Bogor - Fenomena alam terjadi di langit Ciawi, Kabupaten Bogor. Gumpalan awan membentuk ular naga, lengkap dari badan hingga kepala, seolah hendak menerkam mangsa.

Peristiwa itu terjadi di arah tol Jagorawi menuju Puncak, Jumat (21/12/2012) sekitar pukul 17.15 WIB. Gumpalan awan berbentuk ular naga muncul secara tiba-tiba usai hujan deras.

Fenomena ini membuat puluhan warga takjub. Beberapa di antaranya terlihat mengabadikan fenomena itu dengan kamera ponselnya. "Awannya keren, seperti naga yang mau menerkam mangsa," kata Rudi (31), salah seorang pengendara yang melintas.

Sebagian besar pengguna jalan langsung menghentikan kendaraannya. Mereka memandang langit yang berwarna kelabu itu.

Fenomena awan tersebut tidak berlangsung lama, kurang lebih 10 menit. Selebihnya, awan terbawa angin. Bentuk naga pun buyar.
Berita Terkait:
Awan Naga di Ciawi, Hoax!

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/try)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%