detikcom
Jumat, 21/12/2012 18:10 WIB

Hari ke-67 Jokowi

Dilantik di Kampung, Wali Kota Jaktim 'Diultimatum' 3 Bulan

Ray Jordan - detikNews
Walikota Jaktim Krisdianto
Jakarta - Krisdianto telah dilantik Jokowi sebagai Wali Kota Jakarta Timur (Jaktim) di kampung kumuh Pulo Jahe, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung. Hasil kerja awal Krisdianto akan dilihat Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) dalam 3 bulan.

"Ya setiap saya bertemu, pasti akan saya beri tugas dan akan saya cek setiap 3 atau 6 bulan. Misalnya di daerah sana, tugasnya harus dirampungkan 3 bulan," ujar Jokowi di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/12/2012).

Jokowi akan mengecek secara detail kerja Krisdianto. Jokowi tidak lupa akan memberikan ukuran-ukuran penilaiannya.

Jika dinilai tidak merespons perintahnya, maka Jokowi tidak segan-segan akan mencopot Krisdianto. "Kira-kira dinilai nggak mampu, nggak cepat, nggak respons, nggak sering turun lapangan oleh masyarakat, ya tentu saja, diganti," kata pria lulusan Fakultas Kehutanan UGM ini.

Krisdianto telah dilantik Jokowi sebagai Wali Kota Jaktim di sebuah lapangan di kampung kumuh di Pulo Jahe pada Kamis (21/12) kemarin. Pelantikan Krisdianto ini tergolong unik dan bahkan baru pertama kali terjadi di Jakarta.

Sebab pada pemerintahan sebelumnya, pelantikan berlangsung di gedung kotamadya dan tentu saja dengan pendingin udara. Tidak seperti pelantikan di Pulo Jahe ini, yang hanya menyediakan panggung tanpa atap dan berlangsung tepat pukul 08.00 WIB di tengah terik matahari pagi. Tamu-tamu yang diundang duduk di kursi di alam terbuka.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nik/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%