Jumat, 21/12/2012 13:24 WIB

Situs Alansar007 Ungkap Pernyataan Teroris Penyerang Brimob di Poso

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Siapa penyerang yang menewaskan 3 anggota Brimob di Poso, Sulteng masih belum teridentifikasi. Namun lewat dunia maya, kelompok penyerang ini mengaku bertanggung jawab. Mereka menamakan diri Alansar007.

Saat detikcom melihat situs itu, Jumat (21/12/2012) terdapat tampilan gambar Osama Bin Laden dan juga sejumlah tokoh kelompok militan di timur tengah. Ada juga gambar dua orang dengan penutup kepala sambil membawa senjata.

Yang unik, di situs itu tercatat pengunjung nomor dua setelah dari Indonesia yakni dari Amerika Serikat. Situs itu beralamat lengkap http://al-ansar007.blogspot.com/2012/12/amaliyah-mujahidin-indonesia-timur.html#more.

Situs itu juga menampilkan gambar Densus 88 sebagai musuh. Di situs itu Densus disebut 'laknatullah'. Kemudian, terdapat pernyataan 'Amaliyah Mujahidin Indonesia Timur, Kamis 20 Desember 2012'.

Isinya membeberkan alasan kelompok ini melakukan serangan di Poso. Mulai dari menyebut ketidakadilan yang dialami tokoh NII Kartosuwiryo, Kahar Mudzakar, Daud Berueh, Ibnu Hajar hingga yang dialami warga di Aceh.

Di bagian akhir baru ditulis pernyataan mereka soal penembakan terhadap 3 anggota Brimob di Desa Kalora, Poso dan disebut kelompok ini sebagai thoghut. Kelompok ini menyebut penyerangan itu sebagai balasan atas penyerangan terhadap Muhamad Khoiri. Kelompok ini juga mengklaim melakukan penyerangan di Dusun Tamanjeka, Poso.

"Sungguh darah dibalas dengan darah dan penghancuran dibalas dengan penghancuran, tiada kemuliaan bagi Ummat Islam kecuali dengan menegakkan Syari'at Jihad fie Sabielillah," tulis mereka.

Belum diketahui siapa pembuat situs ini. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Aliyus yang dikonfirmasi detikcom juga belum memberikan respons.

(ndr/asy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close