Detik.com News
Detik.com
Jumat, 21/12/2012 06:36 WIB

Hari ini DPRD Garut Tentukan Nasib Bupati Aceng

Oris Riswan Budiana - detikNews
Hari ini DPRD Garut Tentukan Nasib Bupati Aceng
Jakarta - Hari ini DPRD Kabupaten Garut akan mengambil keputusan soal nasib Bupati Aceng HM Fikri. Pengambilan keputusan dilakukan usai rapat paripurna pandangan fraksi soal laporan pansus.

Rencananya rapat paripurna akan dimulai pukul 09.00 WIB. Rapat paripurna tersebut bersifat terbuka dan akan dihadiri oleh semua anggota dewan.

"Kalau di jadwal, paripurna pandangan fraksi dilakukan besok (Jumat), dilanjutkan dengan pengambilan keputusan," kata Sekretaris DPRD Kabupaten Garut Farida Susilawati kepada detikcom, Kamis (20/12/2012).

Sebelumnya, pansus melaporkan hasil kerjanya atas dugaan pelanggaran UU dan etika Aceng dalam paripurna, Rabu (19/12/2012) kemarin. Tim yang beranggotakan 16 anggota DPRD itu menyatakan, berdasarkan analisis, fakta, dokumen, dan dikompilasikan dengan UU serta tanpa mengabaikan azas praduga tak bersalah, Bupati Aceng dinilai melanggar 2 UU, yakni UU Perkawinan dan UU Pemerintahan Daerah.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/mpr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%