detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 20:16 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 19/12/2012 07:44 WIB

DPRD Putuskan Nasib Aceng, 5 Ribu Massa Diperkirakan Kepung Gedung Dewan

Andri Haryanto - detikNews
Garut, - Jelang rapat Paripurna DPRD Garut yang menindaklanjuti dugaan pelanggaran etik dan undang-undang yang dilakukan Bupati Garut Aceng Fikri, sebanyak 5 ribuan massa akan berkumpul di area gedung DPRD, Jl Patriot.

"Dari laporan yang diterima massa diperkirakan mencapai 2 ribu sampai 5 ribuan," kata Kabagops Polres Garut, Kompol Rudi Tri Handoyo, saat dihubungi detikcom, Rabu (19/12/2012).

Massa yang diperkirakan berkumpul pukul 10.00 WIB ini nantinya dilarang untuk mendekati gedung dewan yang akan bersiap melakukan Paripurna terbatas yang membahas kelanjutan nasib Aceng di kursi Bupati Garut.

"Jarak 100 meter gedung dewan harus steril dari aksi massa," tegas Rudi.

Selain personel dari Polres Garut, polisi juga menyiagakan personel Satuan Samapta dan Brimob Polda Jabar untuk menghalau aksi massa.

"Ada satu kompi Brimobda Jabar yang diterjunkan membantu pengamanan aksi," katanya.

Selain melakukan pengamanan di area gedung dewan, personel dari Polsek yang ada di Garut turut diterjunkan. Khususnya Polsek yang ada di sekitar pintu masuk perbatasan Kota Garut. Hal ini untuk memantau situasi pergerakan massa yang berasal dari luar Garut.

"Seperti di Nagrek terus disiagakan personel polsek untuk melihat kelompok massa yang masuk ke Garut," papar Rudi.

Hingga pukul 07.20 WIB kondisi di Garut masih tergolong kondusif. Belum terlihat kelompok massa pro atau pun kontra terkait prahara nikah kilat Aceng Fikri dengan gadis belia Fanny Octora (18).


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ahy/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%