detikcom
Rabu, 19/12/2012 07:44 WIB

DPRD Putuskan Nasib Aceng, 5 Ribu Massa Diperkirakan Kepung Gedung Dewan

Andri Haryanto - detikNews
Garut, - Jelang rapat Paripurna DPRD Garut yang menindaklanjuti dugaan pelanggaran etik dan undang-undang yang dilakukan Bupati Garut Aceng Fikri, sebanyak 5 ribuan massa akan berkumpul di area gedung DPRD, Jl Patriot.

"Dari laporan yang diterima massa diperkirakan mencapai 2 ribu sampai 5 ribuan," kata Kabagops Polres Garut, Kompol Rudi Tri Handoyo, saat dihubungi detikcom, Rabu (19/12/2012).

Massa yang diperkirakan berkumpul pukul 10.00 WIB ini nantinya dilarang untuk mendekati gedung dewan yang akan bersiap melakukan Paripurna terbatas yang membahas kelanjutan nasib Aceng di kursi Bupati Garut.

"Jarak 100 meter gedung dewan harus steril dari aksi massa," tegas Rudi.

Selain personel dari Polres Garut, polisi juga menyiagakan personel Satuan Samapta dan Brimob Polda Jabar untuk menghalau aksi massa.

"Ada satu kompi Brimobda Jabar yang diterjunkan membantu pengamanan aksi," katanya.

Selain melakukan pengamanan di area gedung dewan, personel dari Polsek yang ada di Garut turut diterjunkan. Khususnya Polsek yang ada di sekitar pintu masuk perbatasan Kota Garut. Hal ini untuk memantau situasi pergerakan massa yang berasal dari luar Garut.

"Seperti di Nagrek terus disiagakan personel polsek untuk melihat kelompok massa yang masuk ke Garut," papar Rudi.

Hingga pukul 07.20 WIB kondisi di Garut masih tergolong kondusif. Belum terlihat kelompok massa pro atau pun kontra terkait prahara nikah kilat Aceng Fikri dengan gadis belia Fanny Octora (18).


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/ndr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%