Detik.com News
Detik.com
Selasa, 18/12/2012 15:32 WIB

Hari ke-64 Jokowi

Gara-gara Janji, Ahok Marahi Mahasiswa

Ray Jordan - detikNews
Halaman 1 dari 3
Gara-gara Janji, Ahok Marahi Mahasiswa
Jakarta - Dengan berapi-api, seorang mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) tiba-tiba nyelonong menagih janji Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas menjamurnya minimarket yang mengancam pasar tradisional. Ahok membalas dan marah besar kepada si mahasiswa.

Pengamatan detikcom, Selasa (18/12/2012) siang, Ahok awalnya sibuk meladeni pertanyaan sejumlah wartawan di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Tiba-tiba 4 orang mahasiswa yang terbalut jas almamater warna merah ikut nimbrung. Seorang mahasiswa menyerobot kerumunan wartawan. Ia dengan penuh semangat dan berapi-api menumpahkan protesnya.

"Pak begini, sekarang ini semakin terpuruk pasar tradisonal. Kita ini mau bangun pasar tradisional. Sekarang, kenyataannya banyak minimarket yang menjamur," kata mahasiswa itu dengan lantang.

Ahok yang berkacamata itu tampak serius mendengarkan protes mahasiswa tersebut.

Sang mahasiswa melanjutkan pernyataannya. Ia mengaku baru berunjuk rasa di tempat kongkow anak muda 7-Eleven di Matraman, Jakarta Pusat.

"Kami sudah melakukan unjuk rasa di 7-Eleven pusat di Matraman. Kami minta bertemu, tetapi mereka menolak bertemu. Padahal 7-Eleven seharusnya menyediakan makanan siap saji, tetapi malah menjadi minimarket sesuai peraturan presiden nomor 22. Kami menuntut Wagub, mana janji Anda, Pak!" ujar mahasiswa itu dengan nada tinggi.Next

Halaman 1 2 3

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(aan/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%