Detik.com News
Detik.com

Selasa, 18/12/2012 11:46 WIB

Berkas Hampir Rampung, Dendy Prasetiya Memohon Jadi Tahanan Rumah

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Sejak menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Al Qur'an dan komputer Kementerian Agama 2010-2011, pada akhir Juni silam, sampai saat ini Dendy Prasetiya belum juga ditahan KPK. Putra politisi Golkar Zulkarnaen Djabbar itu memohon agar penahanan diberlakukan dalam bentuk tahanan rumah dengan alasan untuk pengobatan patah tulang kakinya.

Dendy hari ini kembali menjalani pemeriksaan oleh KPK. Ketika datang kaki kanannya masih dibalut gips berukuran besar. Dia berjalan menggunakan bantuan penyangga dan dipapah.

Ada informasi yang menyebutkan, KPK akan melakukan penahanan terhadap Dendy pada hari ini. Hal itu dilakukan karena berkas Dendy sudah hampir lengkap untuk dilimpahkan ke pengadilan.

Ketika dikonfirmasi hal itu, kuasa hukum Dendy, Erman Umar menyatakan pihaknya sudah mempersiapkan surat untuk KPK. "Jadi hari ini kami mempersiapkan satu surat, mohon jangan ditahan karena kondisi dia. Kalau ditahan juga kita memohon penahanan rumah karena UU memperbolehkan penahanan rumah supaya dia bisa lebih bebas berobat," kata Erman yang hari ini mendampingi Dendy.

Menurut Erman, Dendy selama tiga kali seminggu harus berobat, untuk penyembuhan kakinya. Hal tersebut, kata Erman, bisa malah merepotkan penyidik KPK jika Dendy ditahan.

"Karena kondisinya seperti itu. Tapi silakan kalau KPK mau menggunakan second opinion. Memang berkasnya sudah hampir P21," terang Erman.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjp/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
97%
Kontra
3%