detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 18:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 17/12/2012 17:47 WIB

Siswi SMK di Bogor Tewas Usai Pacaran

Rafli Akbar - detikNews
Bogor - Seorang siswi SMK di Kota Bogor tewas setelah berpacaran. Diduga, ia menenggak minuman keras karena sebelum meninggal ia sempat muntah-muntah.

Korban diketahui bernama Fitria Susanti (16) warga Jalan Rambay, Kelurahan Ciluar, Bogor Utara, Kota Bogor. Ia dibawa ke RS PMI Bogor tapi nyawanya tak tertolong.

Yuli, rekan korban mengatakan, pada hari Minggu (16/12/2012) malam, korban minta dijemput dari rumah kekasihnya, Kampung Ciheuleut, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara. "Fitri sempet nelpon saya buat dijemput, pas saya lihat kondisinya lemah," kata Yuli saat ditemui di RS PMI Bogor, Senin (17/12/2012)

Yuli menjelaskan, saat menjemput korban, kondisi korban bertambah lemah dan pucat. Setiba di rumah, korban langsung muntah-muntah. Melihat kondisi itu, keluarga langsung membawa korban ke dokter.

Meski mendapat perawatan dokter, kondisi korban masih belum fit. Akhirnya, korban meninggal dunia di rumahnya, Senin dini hari.

Sementara itu, paman korban Fahrurozi mengatakan, keluarga terakhir bertemu dengan korban saat di rumah. Sebelum pergi ke rumah pacarnya, korban terlihat fit dan sehat. Tetapi usai pulang dari rumah pacarnya, korban terlihat pucat dan muntah-muntah.

"Padahal sebelum berangkat, kondisi badannya fit dan tak ada tanda-tanda sakit," ujarnya kepada wartawan.

Polsek Bogor Utara saat ini sedang menyelidiki kasus tewasnya Fitri. Dugaan sementara, korban tewas akibat menenggak minuman keras. "Korban katanya sempat minum-minuman keras," kata Kapolsek Bogor Utara Kompol Yos Taojiri.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(try/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%