Senin, 17/12/2012 17:47 WIB

Siswi SMK di Bogor Tewas Usai Pacaran

Rafli Akbar - detikNews
Bogor - Seorang siswi SMK di Kota Bogor tewas setelah berpacaran. Diduga, ia menenggak minuman keras karena sebelum meninggal ia sempat muntah-muntah.

Korban diketahui bernama Fitria Susanti (16) warga Jalan Rambay, Kelurahan Ciluar, Bogor Utara, Kota Bogor. Ia dibawa ke RS PMI Bogor tapi nyawanya tak tertolong.

Yuli, rekan korban mengatakan, pada hari Minggu (16/12/2012) malam, korban minta dijemput dari rumah kekasihnya, Kampung Ciheuleut, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara. "Fitri sempet nelpon saya buat dijemput, pas saya lihat kondisinya lemah," kata Yuli saat ditemui di RS PMI Bogor, Senin (17/12/2012)

Yuli menjelaskan, saat menjemput korban, kondisi korban bertambah lemah dan pucat. Setiba di rumah, korban langsung muntah-muntah. Melihat kondisi itu, keluarga langsung membawa korban ke dokter.

Meski mendapat perawatan dokter, kondisi korban masih belum fit. Akhirnya, korban meninggal dunia di rumahnya, Senin dini hari.

Sementara itu, paman korban Fahrurozi mengatakan, keluarga terakhir bertemu dengan korban saat di rumah. Sebelum pergi ke rumah pacarnya, korban terlihat fit dan sehat. Tetapi usai pulang dari rumah pacarnya, korban terlihat pucat dan muntah-muntah.

"Padahal sebelum berangkat, kondisi badannya fit dan tak ada tanda-tanda sakit," ujarnya kepada wartawan.

Polsek Bogor Utara saat ini sedang menyelidiki kasus tewasnya Fitri. Dugaan sementara, korban tewas akibat menenggak minuman keras. "Korban katanya sempat minum-minuman keras," kata Kapolsek Bogor Utara Kompol Yos Taojiri.

(try/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
40%
Kontra
60%