Senin, 17/12/2012 15:59 WIB

PDIP dan PKB Berkoalisi di Pilgub Riau, Siap-siap Usung Cagub-Cawagub

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Untuk menyongsong Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau Oktober 2013 mendatang, PDI Perjuangan dan PKB Riau resmi berkoalisi. PKB akan mengusung mantan Menteri PDT, Lukman Edy.

Koalisi ini secara resmi ditandatangani Ketua DPW PKB Riau Abdul Wahid dan DPD PDIP Riau Suryadi Khusaini di rumah makan Sri Mersing, Jl Sudirman, Pekanbaru, Senin (17/12/2012). Suryadi saat dihubungi detikcom mengatakan, koalisi ini untuk ikut bertarung dalam Pilgub Riau mendatang.

"Karena PDI Perjuangan menduduki 7 kursi dan PKB 3 kursi di DPDRD Riau. Sehingga dengan koalisi ini kita sudah cukup untuk mengajukan pasangan," kata Suryadi.

Menurutnya, penandatanganan koalisi ini akan disampaikan ke DPP PDIP dan DPP PKB. PDIP akan mengajukan nama Suryadi Khusaini sendiri. Sedangkan PKB mengusung mantan Menteri PDT Lukman Edy.

"Saya memang turut mencalonkan. Namun untuk posisi siapa gubernur dan wakil gubernur, nanti akan diputuskan di tingkat DPP PDI Perjuangan, begitu juga dengan PKB. Namun kami sudah saling mengetahui siapa calon yang akan diusung dari koalisi ini," kata Suryadi.

Sementara itu, Abdul Wahid secara terpisah mengatakan, koalisi ini memang mengusung kader masing-masing untuk berpasangan dalam Pilgub Riau mendatang. Pihaknya memastikan akan mengusung Lukman Edy untuk meramaikan bursa pemilihan kepala daerah.

"Salah satu kesepakatannya, masing-masing partai mengajukan satu kadernya. Namun memang untuk tahap posisi gubernur dan wakil gubernur, ini masih akan dibicarakan tingkat pusat. Perlu ada komunikasi politik lanjutan," kata Wahid.

Koalisi kedua partai ini sekaligus mengandaskan keinginan Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Indra Adnan yang sempat mengklaim akan maju lewat perahu politik PDI Perjuangan. Indra sempat menjadi sorotan atas kepemilikan mobil dinas Toyota Alphard berpelat merah di Jakarta dan mobil pribadinya jenis Hummer di Riau.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(cha/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
32%
Kontra
68%