Detik.com News
Minggu, 16/12/2012 18:58 WIB

Organisasi Islam Pulihkan Istilah Jihad di Amerika

BBCIndonesia.com - detikNews
Kampanye merebut jihad


Iklan memulihkan jihad untuk tahap pertama dipasang di bus kota Chicago.

Organisasi Islam di Amerika Serikat memasang iklan di berbagai moda transportasi umum dengan tujuan memulihkan istilah jihad.

Iklan ini untuk menanggapi iklan yang menyudutkan umat Islam dan mengajak masyarakat umum mengalahkan jihad di berbagai kota di Amerika.

"Istilah jihad telah dibajak dan disalahartikan oleh sekelompok kecil umat Islam," kata Ahmed Rehab dari Dewan Hubungan Islam-Amerika di Chicago, yang membantu meluncurkan iklan memulihkan istilah jihad, kepada kantor berita AFP.

"Akibatnya orang-orang yang membenci Islam kemudian menganggap sebagaian besar umat Islam keliru sementara segelintir orang yang membajak jihad adalah benar," katanya.

"Kami ingin merebut kembali istilah jihad dari kelompok-kelompok ekstrem," kata Rehab.

Semua poster iklan di berbagai bus kota di Chicago menyandingkan kata jihad dengan pesan-pesan perdamaian.

Poster-poster tersebut antara lain berbunyi, "Jihad adalah membangun persahabatan dengan semua umat manusia, Jihad adalah tidak menilai orang dari penampilan luarnya."

Selain di Chicago, Rehab berencana memasang iklan ini di berbagai bus kota dan kereta api di New York, Washington, San Francisco, Seattle, Houston, Dallas, Cleveland, dan Oklahoma City.

Pada tahap berikutnya iklan ini akan dipasang di Toronto, London, Manchester, Sydney, dan Melbourne.


(bbc/bbc)

  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%