Detik.com News
Detik.com
Minggu, 16/12/2012 17:57 WIB

Bandar-bandar Togel Dibekuk di 7 Lokasi di Jakarta

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Judi toto gelap (togel) seakan tidak pernah ada habis-habisnya. Selama sepekan ini, aparat Subdit Resmob Polda Metro Jaya membekuk bandar judi togel di 7 lokasi di Jakarta. Ironisnya, pelaku judi jenis togel ini adalah masyarakat ekonomi rendah.

"Judi togel ini kita jaring di beberapa tempat di Jaksel, Jakbar, Jaktim dan Tangerang. Selama satu minggu itu ada 7 LP," kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (16/12/2012).

Dalam kasus ini, polisi menangkap 9 tersangka yang diinisialkan FD, MD, ST, LN, MF, GT, SH, SW dan SR yang merupakan pemasang, pengecer dan pengepul. Mereka ditangkap di Jl Kolonel Sutomo III Kebon Pala, Jakarta Timur, Jl Taman Makam Bahagia, Pondok Aren, Tangsel, Gang Bunut, Pondok Rangon, Jaktim, Jl Kenanga Cijantung, Jaktim, Pom bensin Petukangan Selatan, Jaksel dan 2 lokasi di Kampung Pala, Mangga Besar, Jakarta Barat.

Dari para tersangka disita barang bukti berupa 2 unit mesin fax, uang tunai Rp 15 juta lebih, kalkulator, sejumlah bundel rekapan togel, sebuah buku Tafsir Mimpi, sejumlah handphone dan kupon kosong.

Praktek perjudian jenis togel ini dilakukan dengan cara memasang angka kepada pengecer dengan harga perlembar mulai dari Rp 1.000 untuk dua angka dan akan mendapatkan uang Rp 60 ribu jika angka yang keluar di akhir undian sesuai dengan angka yang dipasang atau dipertaruhkan.

Kemudian untuk pemasangan tiga angka akan mendapatkan uang Rp 400 ribu, sementara pemasangan empat angka akan mendapatkan Rp 2,5 juta dan seterusnya. Untuk pemasangan angka ini, pemain hanya tinggal SMS ke nomor HP milik pengecer.

Dijelaskan Herry, perjudian togel ini sudah dilakukan para tersangka sejak 1 tahun lalu. Keuntungan yang diperoleh para tersangka perhari mencapai Rp 250 ribu dan hingga ratusan juta untuk sebulan.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/nal)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%