detikcom
Minggu, 16/12/2012 04:44 WIB

2 Pengendara Motor Tewas dalam Kecelakaan di Jakarta Timur

Rivki - detikNews
Jakarta - Dua pengendara motor tewas terlibat kecelakaan lalu-lintas di Jakarta Timur. Peristiwa nahas itu terjadi di daerah Cawang dan Kalimalang. Belum diketahui identitas dari korban tewas tersebut.

Informasi dari TMC Polda Metro Jaya, Sabtu (15/12/2012). Kecelakaan pertama terjadi di daerah di Jl Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, sekitar pukul 04.00 WIB. Motor dengan nopol B 3849 TLD itu menabrak pembatas jalan.

"Kecelakaan Pemotor Honda B 3849 TLD menabrak pembatas jalan di depan Kodam Jaya Cawang, korban meninggal 1 org dan masih penanganan," terang akun Twitter TMC Polda Metro Jaya.

Kecelakaan lainnya juga terjadi antara motor dengan nopol B 6102 SHI dengan pengendara motor lainnya di Jl Kapin, Kalimalang, Jakarta Timur, pukul 04.05 WIB. Belum diketahui apa dari penyebab tabrakan dua motor itu.

"Kecelakaan 2 Pemotor Yamaha (B 6102 SHI & F 3617 ZB) di depan Kapin, Kali malang, korban meninggal 1 org & masih penanganan," papar TMC.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/slm)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 14:12 WIB
    Ridwan Hasan Saputra: Matematika Sulit, Itu Fitnah
    Gb Pekan lalu, media sosial dihebohkan menyusul kabar tentang tugas matematika seorang siswa sekolah dasar bernama Habibi, yang mendapat nilai merah dari gurunya. Habibi disalahkan sang guru karena menuliskan bahwa 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 4x6, bukan 6x4.
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%