Minggu, 16/12/2012 00:14 WIB

SBY: 11 Tahun Berdiri, Demokrat Masih Belum Ada Apa-apa

Ray Jordan - detikNews
SBY saat Pidato di HUT Demokrat ke- 11 (Ray/detikcom)
Jakarta - Partai Demokrat baru saja merayakan puncak perayaan HUT ke-11 di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, di usia 11 tahun, Partai Demokrat masih belum ada apa-apa.

"Bagi sebuah perjuangan dan pengabdian bangsa dan negara, 11 tahun memang belum apa-apa," ujar SBY dalam sambutannya saat puncak perayaan HUT Partai Demokrat di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/12/2012).

SBY pun mengakui, masih banyak hal yang harus dibenahi dalam partainya. Meski demikian, SBY menganggap partainya tidak lebih buruk dari partai politik yang lain.

"Masih banyak yang harus kita lakukan. Kita harus pula jujur mengakui masih banyak kekurangan, kesalahan dan kelemahan kita. Jangankan partai kita, yang baru 11 tahun, parpol-parpol lain yang sudah puluhan tahunpun juga tidak lepas dari kesalahan," katanya.

Oleh karena itu, SBY menekankan kepada seluruh kadernya agar terus berpartisipasi dan mendukung program pembangunan bangsa yang dipimpinnya.

"Perjuangan partai kita, sesuai platform Partai Demokrat, adalah kita terus berpartisipasi dan berkontribusi pada pembangunan bangsa," ucapnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(jor/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%