Sabtu, 15/12/2012 10:39 WIB

Kunker ke Paris, Anggota DPR: Demi Allah Saya Tidak ke Menara Eiffel

Ahmad Juwari - detikNews
Jakarta - Komisi IV DPR baru saja melakukan kunjungan kerja ke Paris dalam rangka pembahasan RUU Peternakan dan Kesehatan Hewan. Anggota Komisi IV DPR Rosyid Hidayat menegaskan kunjungan yang dilakukan murni demi rakyat, bukan untuk jalan-jalan.

"Demi Allah saya tidak menginjakkan kaki di menara Eiffel-nya," kata anggota Komisi IV DPR, Rosyid Hidayat, di Polemik Sindo Radio bertajuk Studi Sapi ke Luar Negeri di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/12/2012).

Di Kota Mode Paris, menurut Rosyid, Komisi IV DPR memiliki jadwal yang padat. Di antaranya mereka bertemu dengan Parlemen Prancis dan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Paris. Tak ada acara jalan-jalan.

"Kita bertemu juga dengan PPI, silakan ikut melihat. Ada keinginan Prancis melakukan pengiriman produk ke Indonesia, karena Prancis adalah produsen terbesar daging dan susu di Eropa. Keju sendiri juga dari Prancis, tapi belum sempat mencicipi," tuturnya.

Politikus Partai Demokrat itu menerangkan bahwa kunjungan ke Paris resmi dan telah disepakati semua fraksi yang ada di Komisi IV DPR. Anggaran kunjungan tersebut juga telah disepakati oleh Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) dengan sepengetahuan Badan Kehormatan (BK) DPR.

"Kunker ini dalam rangka pembahasan RUU Peternakan dan Kesehatan Hewan yang dianulir pasalnya oleh MK (Mahkamah Konstitusi). Kita menganut sistem zona based, kita boleh mengimpor sapi dari zona bebas penyakit," paparnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%