Kamis, 13/12/2012 18:00 WIB

Iran: AS dan Sekutu Tak Mungkin Menyerang Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: AFP
Teheran, - Krisis Suriah terus berlangsung. Seorang anggota parlemen Iran mencetuskan, tidak mungkin Amerika Serikat dan sekutunya akan melancarkan serangan militer terhadap Suriah.

Menurutnya, upaya Gedung Putih untuk mempertimbangkan opsi serangan militer terhadap Suriah semata-mata merupakan "perang psikologis."

"AS dan Inggris tak punya kekuatan untuk menyerang Suriah dan lebih tertarik untuk mencapai tujuan-tujuan ilegal mereka di Suriah dengan mendukung oposisi domestik," cetus Javad Jahangirzadeh, anggota Dewan Ketua Majlis (Parlemen) Iran seperti dilansir Press TV, Kamis (13/12/2012).

Menurut anggota parlemen Iran itu, keterlibatan Barat dalam intervensi militer di Suriah adalah mustahil.

Pernyataan Jahangirzadeh ini disampaikan setelah muncul pemberitaan mengenai Pentagon yang tengah mempertimbangkan sejumlah opsi untuk kemungkinan serangan militer terhadap Suriah.

Menurut laporan yang dimuat surat kabar kongres AS, Hill tersebut, rencana ini termasuk okupasi penuh atas Suriah. Pejabat-pejabat AS memperkirakan, nantinya akan dibutuhkan sekitar 75 ribu tentara dan puluhan ribu lainnya di masa mendatang untuk operasi yang diberi nama "menjaga perdamaian" ini.

Sejumlah pihak menyebutkan bahwa AS tengah mencoba merancang skenario seperti Irak di Suriah.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ita/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close