detikcom
Kamis, 13/12/2012 06:35 WIB

Pagi Ini Pansus DPRD Garut Kasus Aceng Akan Temui Komisi III DPR

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Pansus DPRD Garut yang dibentuk untuk menyelesaikan kasus dugaan pelanggaran etika Bupati Garut Aceng Fikri pagi ini akan menyambangi DPR. Pansus akan bertemu dengan Komisi III DPR.

"Iya pagi ini kita ke Komisi III DPR," ujar ketua Pansus DPRD Garut, Asep, kepada detikcom, Kamis (13/12/2012).

Asep mengatakan dirinya bersama 16 anggota pansus lainnya akan bertemu dengan Komisi III DPR pada pukul 09.00 WIB. Sayangnya Asep enggan membeberkan apa saja yang nantinya akan disampaikan pada komisi yang membidangi hukum tersebut. Alasan pansus ke Komisi III, tidak ke Komisi II yang membidangi dalam negeri juga tidak dijelaskan.

"Nanti ya, diikuti saja di disana," kata Asep.

Asep juga enggan berkomentar mengenai ancaman dari pengacara Aceng yang akan mempolisikan anggota pansus DPRD Garut. Termasuk soal ancaman akan membuat Garut rusuh jika Aceng dilengserkan dari jabatannya.

"Kita tidak konsentrasi kesitu, kita konsen kerja kita saja," tutupnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mpr/mpr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%