detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 20:12 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 13/12/2012 06:35 WIB

Pagi Ini Pansus DPRD Garut Kasus Aceng Akan Temui Komisi III DPR

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Pansus DPRD Garut yang dibentuk untuk menyelesaikan kasus dugaan pelanggaran etika Bupati Garut Aceng Fikri pagi ini akan menyambangi DPR. Pansus akan bertemu dengan Komisi III DPR.

"Iya pagi ini kita ke Komisi III DPR," ujar ketua Pansus DPRD Garut, Asep, kepada detikcom, Kamis (13/12/2012).

Asep mengatakan dirinya bersama 16 anggota pansus lainnya akan bertemu dengan Komisi III DPR pada pukul 09.00 WIB. Sayangnya Asep enggan membeberkan apa saja yang nantinya akan disampaikan pada komisi yang membidangi hukum tersebut. Alasan pansus ke Komisi III, tidak ke Komisi II yang membidangi dalam negeri juga tidak dijelaskan.

"Nanti ya, diikuti saja di disana," kata Asep.

Asep juga enggan berkomentar mengenai ancaman dari pengacara Aceng yang akan mempolisikan anggota pansus DPRD Garut. Termasuk soal ancaman akan membuat Garut rusuh jika Aceng dilengserkan dari jabatannya.

"Kita tidak konsentrasi kesitu, kita konsen kerja kita saja," tutupnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mpr/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%