Kamis, 13/12/2012 01:18 WIB

Barang Impor Ilegal Senilai Rp 358 Juta Dimusnahkan di Riau

Agus Siswanto - detikNews
Riau, - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tembilahan, Riau memusnahkan barang impor senilai Rp 358 juta. Barang-barang itu diselundupkan sejumlah ABK untuk menghindari pajak.

Pemusnahan dilakukan di Tempat Penampungan Akhir (TPA) Sungai Beringin, Tembilahan, Riau, Rabu (12/12/2012), dan disaksikan perwakilan instansi pemerintahan.

Barang yang dimusnahkan berupa mainan anak-anak, alas kaki, kosmetik, rokok, dan bir kaleng. Barang-barang tersebut dimusnahkan dengan cara digilas dengan alat berat dan kemudian di timbun.

"Semuanya barang impor yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang diamankan pada pertengahan tahun 2011 dan tahun 2012," kata Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan, Zaky Firmansyah.

Berdasarkan pemeriksaan, Zaky menambahkan produk minuman (bir) mengandung etil alkohol. Rokok yang dibawa ABK juga tidak disertai cukai.

"Para penyelundup sengaja masuk dengan modus berpura-pura sebagai nelayan untuk menghindari bea masuk," jelasnya.

Setelah dihitung, seluruh barang impor tersebut senilai Rp Rp 358.110.000. Kerugian negara dalam kasus ini kurang lebih Rp 2,1 miliar.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mpr/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
68%
Kontra
32%