Detik.com News
Detik.com
Rabu, 12/12/2012 15:54 WIB

So Sweet! Bermahar Rp 121.212, Didik dan Miftah Menikah Pukul 12.12

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
So Sweet! Bermahar Rp 121.212, Didik dan Miftah Menikah Pukul 12.12 Foto: angling adhitya p/detikcom
Semarang - Tepat pukul 12.12 WIB tanggal 12 Desembar 2012, Didik Irawan (26) dengan lancar mengucap janji suci pernikahan di hadapan penghulu dan saksi. Raut bahagia pun terpancar dari paras cantik Miftahul Jannah (21) yang dengan perlahan keluar dari rumahnya menghampiri sang suami setelah saksi-saksi berkata sah.

Perayaan kecil ijab kabul yang dilaksanakan dengan sederhana itu digelar di rumah pengantin wanita, Jl Bima 2 nomor 3 Kelurahan Pendrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah, Semarang. Meski demikian acara cukup meriah karena banyak tamu yang ingin mengenang momen istimewa di tanggal istimewa tersebut.

"Alhamdulillah ijabnya lancar, tepat jam 12.12," kata pengantin pria, Didik.

Tidak hanya tanggal dan jam ijab kabul, pasangan muda ini juga menyesuaikan mahar dengan uang senilai Rp 121.212 dan dibentuk menjadi sebuah masjid.

"Ini sudah direncanakan satu bulan lalu. Kami tidak ada pacaran," ujar Didik sambil malu-malu.

Sementara itu, bagi masyarakat Jawa, tanggal 12 Desember 2012 ini masih masuk dalam bulan Suro yang dianggap keramat. Namun menurut Miftahul, hal tersebut tidak menjadi halangan untuk segera menempuh hidup baru dengan pasanganya.

"Saya tidak kepikiran sampai ke situ (tanggal keramat), yang penting niat kita baik," pungkas Miftahul.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(alg/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%