detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 12:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Selasa, 11/12/2012 17:21 WIB

KPK Sindir Media yang Jarang Liput Aksi Pencegahan Korupsi

Moksa Hutasoit - detikNews
Bambang Widjajanto.
Jakarta - Tiada hari tanpa berita korupsi. Hampir seluruh media massa rutin memberitakan soal korupsi. Namun porsinya lebih banyak soal penindakan dibanding pencegahan yang sebenarnya juga selalu KPK laksanakan.

"Mungkin karena (pencegahan -red) kurang seksi," sindir Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, dalam acara diskusi 'Membangun Karakter Antikorupsi Pemuda Indonesia' Taruna Merah Putih di GOR Bulungan, Blok M, Jaksel, Selasa (11/12/2012).

Menurut analisa Bambang, hampir tiap hari selalu ada kosa kata korupsi dalam setiap pemberitaan. Namun beritanya sebagian besar justru mengenai penindakan.

Sebagai contoh, dituturkan saat ini ada seribuan orang dari KPK, Kejaksaan, Polri dan institusi lain yang didik untuk bisa memberantas korupsi. Namun hal ini tidak mendapat porsi pemberitaan yang memadai.

"Pelaku korupsi terus mempercanggih modus operandi mereka dan selalu saja kemampuan pelaku tersebut justru melebih kemampuan aparat penegak hukum," ujar Bambang.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mok/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close