detikcom
Senin, 10/12/2012 01:23 WIB

Puslabfor Polri Periksa Sisa Kebakaran Pasar Cendrawasih Metro

Adan Bakar - detikNews
Kebakaran. (ilustrasi)
Lampung - Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri dari Palembang sudah memeriksa dan mengambil sampel kebakaran di Pasar Cendrawasih, Kota Metro, Lampung. Polisi akan menunggu kepastian penyebab kebakaran yang terjadi Sabtu (8/12) dini hari itu.

Sebanyak empat petugas Puslabfor diturunkan untuk melihat dan mangambil sampel sisa kebakaran. Sampel itulah yang kemudian dibawa untuk diperiksa di laboratorium.

Kapolres Metro AKBP Agoes Soejadi mengatakan belum bisa dipastikan kapan hasil pemeriksaan Tim Puslabfor selesai.

"Kita tunggu saja, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa diketahui hasilnya sehingga penyebab kebakaran bisa disampaikan ke publik," kata Agoes kepada detikcom, Minggu (9/12/2012) malam.

Kebakaran yang diduga disebabkan korsleting arus listrik itu mengakibatkan setidaknya 85 kios dan lapak habis terbakar. Total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran hebat ini baru bisa dipadamkan setelah enam unit mobil damkar dikerahkan. Bahkan damkar dari Pemkab Lampung Tengah dan Pemkab Lampung Timur turut membantu menjinakkan api.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(rmd/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%