detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 15:28 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 08/12/2012 17:21 WIB

Gantikan Gories Merre, Irjen Anang Iskandar Akan Dilantik Selasa

Baban Gandapurnama - detikNews
Jakarta - Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna menegaskan jabatan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) akan diserahterimakan pada Selasa (11/12). Posisi itu diisi Irjen Pol Anang Iskandar menggantikan Komjen Pol Gories Merre.

"Insya Allah hari Selasa serah terima (jabatan)," ungkap Nanan saat ditemui disela-sela acara ulangtahun Harley Owners Grup (HOG) ke-14 di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (8/12/2012).

Yang jelas, Anang Iskandar menjadi Kepala BNN setelah namanya disodorkan Polri ke presiden. Keppresnya pun sudah ditandatangani.

Sebelumnya Gories sudah menyampaikan bahwa penggantinya Anang Iskandar. Gories sudah memasuki masa pensiun pada Desember ini.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(bbn/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%