detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 12:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Sabtu, 08/12/2012 14:31 WIB

Perawat Bunuh Diri Usai Ditelepon 'Ratu', Gillard: Ini Tragedi Mengerikan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Julia Gillard (AFP)
Sydney, - Seorang perawat rumah sakit di Inggris tempat Kate Middleton dirawat ditemukan tewas di rumahnya. Wanita itu diyakini bunuh diri, tiga hari setelah dua presenter radio Australia meneleponnya dan berpura-pura sebagai Ratu Elizabeth dan Pangeran Charles.

Perdana Menteri (PM) Australia Julia Gillard menyebut kematian perawat Inggris itu sebagai tragedi mengerikan.

"Pikiran dan hati kami untuk keluarga dan teman-temannya saat ini," kata Gillard dalam statemen seperti dilansir harian News.com.au, Sabtu (8/12/2012).

Jacintha Saldanha ditemukan terkapar di rumahnya di dekat rumah sakit King Edward VII di pusat Kota London pada Jumat, 7 Desember waktu setempat. Wanita berumur 46 tahun itu telah empat tahun bekerja di rumah sakit itu. Saat polisi dan ambulans tiba di kediamannya, ibu dari dua anak itu masih bernapas.

Namun upaya untuk menyelamatkan nyawanya tidak berhasil. Wanita itu pun dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

Menteri Komunikasi Australia Stephen Conroy menyebut kematian Saldanha "mengerikan dan tragis". Dikatakannya, Otoritas Komunikasi dan Media Australia telah menerima keluhan soal telepon palsu tersebut. Namun otoritas masih belum memutuskan apakah akan menyelidiki insiden ini sebagai pelanggaran kode etik radio komersial.

Saldanha menjadi sorotan setelah pada hari Selasa (4/12) waktu setempat menerima telepon dari presenter radio 2Day FM Sydney yang menyamar sebagai Ratu Elizabeth dan Pangeran Charles. Percaya bahwa keduanya adalah orang yang dihormati di Inggris, dia pun membeberkan rincian medis Kate Middleton, istri Pangeran William. Kate saat itu dirawat di rumah sakit karena mengalami morning sickness parah akibat kehamilannya.

Dalam sebuah pernyataan, Istana St James mengatakan Pangeran William dan istrinya "sangat sedih" mendengar berita kematian perawat tersebut. Mereka menyatakan tak terganggu dengan insiden tipuan itu.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ita/ita)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close