Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 08/12/2012 09:58 WIB

Hari ke-54 Jokowi

Ini Lokasi Ruang Terbuka Hijau yang Direncanakan Jokowi

Rini Triastuti - detikNews
Ini Lokasi Ruang Terbuka Hijau yang Direncanakan Jokowi
Jakarta - Sejak awal masa kepemimpinannya, Joko Widodo sudah mencanangkan ruang terbuka hijau yang lebih banyak di Jakarta. Di mana saja ruang terbuka hijau itu?

"Kalau untuk itu (ruang terbuka hijau), waduk Riario 15 hektar, Taman BMW ada 30 hektar, Pesanggrahan 8 hektar. Dan nanti yang kecil-kecil banyak sekali," ujar Jokowi.

Hal itu disampaikannya usai acara penanaman pohon trembesi di Taman Yos Sudarso, Jakarta Utara, Sabtu (8/12/2012).

Jokowi mengatakan saat ini pihaknya tengah fokus untuk melakukan pembebasan tanah untuk ruang terbuka hijau. Menurut Jokowi semakin banyak tanah yang terbuka akan semakin bagus.

"Semakin banyak tanah maka semakin baik. Entah itu untuk bikin RTH (ruang terbuka hijau), atau untuk keperluan yang lain," ujar mantan wali kota Solo ini.

Sebelumnya, Jokowi pernah mengatakan bahwa pihak Pemprov DKI saat ini tengah fokus untuk menambah ruang terbuka hijau. Menurut Jokowi, pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus membeli lahan yang ada sebanyak-banyaknya.

"Ya beli lahan sebanyak-banyaknya (untuk RTH), nggak ada cara yang lain," ujar Jokowi usai menghadiri peringatan hari tata ruang (haritaru) tahun 2012 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (4/11/2012) silam.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fjp/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%