Jumat, 07/12/2012 18:36 WIB

Bos Mafia Italia Dibekuk di Bali, Polda: Ia Sudah 6 Bulan di Legian

Gede Suardana - detikNews
Denpasar - Seorang mafia warga negara Italia, Antonino Messicative Vitale (40) dibekuk di Bali. Dari hasil pemeriksaan, diketahui ia sudah enam bulan tinggal di sebuah vila di Bali.

Pria kelahiran Palermo, Italia, 18 April 1972 itu berhasil dideteksi setelah tim gabungan melakukan pengintaian di sebuah vila di Legian, Kuta. Ia dibekuk oleh tim gabungan dari Mabes Polri, Ditreskrimum Polda Bali, dan Interpol di Vila Puri Kecil-Kecil, kawasan Jalan Basangkasa, Legian, Kuta, Bali, pukul 02.00 Wita, Jumat (7/12/2012).

"Ia tinggal di sebuah vila, yang sebagian penghuni sekaligus ownernya adalah orang Italia," kata Kasubbid Penmas Polda Bali, AKBP Sri Harmiti dalam jumpa pers di Mapodal Bali, Jl WR Supratman, Denpasar.

Kanit Jatanras Ditreskrimum Polda Bali, Kompol Pande Putu Sugiarta bersama petugas Interpol yang dipimpin Dr Andrea Vitalone (Director Special Agent) bersama Iptu Yudi Sroja (NCB Mabes Polri) dan Kanit Jatanras Polda Bali Kompol Pande Putu Sugiarta mulai melakukan pengintaian setelah mendapat surat penangkapan pada 4 Desember 2012.

"Setelah menerima surat dari Interpol, kami melakukan pengintaian selama dua hari. Dari hasil interogasi, tersangka bersembunyi di Bali sejak enam bulan lalu," kata Pande.

Tersangka kini ditahan di Mapolda Bali, sambil menunggu proses ekstradisi. Berdasarkan keterangan dari kepolisian Italia, tersangka dijerat atas tindak kejahatan penganiayaan berat yang menyebabkan orang tewas. Tersangka diancam hukuman selama 24 tahun penjara.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gds/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%