Jumat, 07/12/2012 16:29 WIB

Usai Gempa 7,3 SR, Tsunami Setinggi 1 Meter Melanda Jepang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi (dok smartgirl.org)
Tokyo, - Gelombang tsunami setinggi satu meter melanda wilayah pantai timur Jepang. Tsunami ini terjadi menyusul gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter yang melanda negeri Sakura itu.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (7/12/2012), tsunami tersebut menerjang kota Ishinomaki, kota di prefektur Miyagi yang rusak parah diterjang tsunami dahsyat pada Maret 2011 lalu.

Sejauh ini belum ada laporan mengenai jatuhnya korban maupun kerusakan akibat gempa dan tsunami ini.

Gempa yang mengguncang Jepang kali ini merupakan gempa bawah laut dengan kedalaman 36 kilometer di bawah laut.

Menurut badan Survei Geologi Amerika Serikat atau United States Geological Survey (USGS), pusat gempa berada sekitar 284 kilometer sebelah timur Sendai atau 459 kilometer timur laut Tokyo. Gempa ini menyebabkan gedung-gedung di ibukota Jepang, Tokyo bergoyang-goyang keras. Gempa ini telah memicu peringatan tsunami lokal.





Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%