detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 03:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 07/12/2012 16:29 WIB

Usai Gempa 7,3 SR, Tsunami Setinggi 1 Meter Melanda Jepang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi (dok smartgirl.org)
Tokyo, - Gelombang tsunami setinggi satu meter melanda wilayah pantai timur Jepang. Tsunami ini terjadi menyusul gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter yang melanda negeri Sakura itu.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (7/12/2012), tsunami tersebut menerjang kota Ishinomaki, kota di prefektur Miyagi yang rusak parah diterjang tsunami dahsyat pada Maret 2011 lalu.

Sejauh ini belum ada laporan mengenai jatuhnya korban maupun kerusakan akibat gempa dan tsunami ini.

Gempa yang mengguncang Jepang kali ini merupakan gempa bawah laut dengan kedalaman 36 kilometer di bawah laut.

Menurut badan Survei Geologi Amerika Serikat atau United States Geological Survey (USGS), pusat gempa berada sekitar 284 kilometer sebelah timur Sendai atau 459 kilometer timur laut Tokyo. Gempa ini menyebabkan gedung-gedung di ibukota Jepang, Tokyo bergoyang-goyang keras. Gempa ini telah memicu peringatan tsunami lokal.





Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close