detikcom
Jumat, 07/12/2012 08:50 WIB

Ini Sosok Bupati Aceng Fikri di Mata Sang Mertua

Oris Riswan Budiana - detikNews
Halaman 1 dari 3
Garut - Bupati Garut Aceng HM Fikri mendadak jadi buah bibir masyarakat akibat pernikahan siri yang berlangsung 4 hari dengan Fany Oktora (18). Pandangan masyarakat soal Aceng beragam. Tapi seperti apa sosok aceng di mata sang mertua, Iing Supriadi (72), yang juga ayah dari istri Aceng yang dinikahi resmi Nurohimah.

Ditemui di rumahnya di Kampung Cikarokrok RT 1 RW 5, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jumat (7/12/2012) Iing memberi sambutan baik. Perbincangan santai lalu dilakukan di ruang tamu.

Di awal perbincangan, Iing mengaku sudah mengenal Aceng sejak remaja. Sebab saat itu, Iing aktif sebagai guru alquran dan hadits di SLA Pendidikan Guru Agama (PGA) Negeri Kabupaten Garut, sementara Aceng muridnya.

"Waktu sekolah, Aceng pernah jadi ketua OSIS. Dia memang aktif dan suka berorganisasi," kata Iing.

Sosok Aceng yang dikenal tegas membuatnya sering menjadi ketua di beberapa organisasi. "Bakat dia sebagai pemimpin memang sudah terlihat sejak muda," ucapnya.

Iing juga melihat Aceng sebagai sosok pekerja keras. Saat muda, Aceng menurutnya sangat giat berbisnis. "Dia waktu itu bisnis, apapun dijalani mulai dari jualan jaket sampai ternak ayam. Tapi dia tetap aktif di beberapa organisasi, salah satunya GP Anshor," paparnya.

Namun Iing tak pernah menyangka jika menantunya itu terpilih sebagai bupati pada Pilbup Garut 2008. "Tapi jadi pemimpin Garut memang takdirnya dia," tuturnya.Next

Halaman 1 2 3

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ors/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%