detikcom
Kamis, 06/12/2012 17:48 WIB

Jemput Anak Sekolah, Risni Tewas Tertabrak Honda Jazz di Parung

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Seorang ibu tewas tertabrak Honda Jazz di Jl Raya Parung, Bogor, Jawa Barat. Risni tewas saat berjalan kaki bersama anaknya yang baru dijemputnya di sekolah dasar.

"Kejadiannya sekitar pukul 10.30 WIB," kata Irsan salah seorang saksi mata kejadian itu kepada detikcom, Kamis (6/12/2012).

Irsan mengatakan, Risni berjalan dengan dua orang anaknya. Anak yang kecil digendong sedangkan anak yang lebih besar dituntunnya. "Dia baru saja menjemput anaknya yang masih SD," kata Irsan.

Saat berjalan di Jl Raya Parung tiba-tiba saja ada Honda Jazz yang oleng dan menabrak Risni. Akibat kecelakaan itu Risni tewas, sedangkan anaknya yang masih SD, Fadilah Akbar (12), luka-luka dan harus dilarikan ke RS Karya Bhakti.

"Anaknya yang kecil lecet-lecet sedangkan yang SD harus dilarikan ke RS," katanya.

Irsan mengatakan, sebelum menabrak ibu tersebut, Honda Jazz berwarna biru itu menabrak pagar rumah di Jl Raya Parung. "Mobil itu juga menabrak tembok rumah," katanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bogor AKP Edwin Afandi mengatakan, saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap Rezha Juarsah, pengemudi Honda Jazz tersebut. "Lokasi kecelakaannya di Pintu Air Desa Jampang Rt 01/ Rw 02, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor," katanya.

Edwin mengatakan, saat itu Rezha sedang mengendarai Honda Jazz bernomor polisi B 8989 BC. Saat berada di lokasi kecelakaan mobil yang dikemudikan warga Asrama Zeni, Mampang, ini melambung ke arah kanan sehingga menabrak tembok dan dua orang pejalan kaki.

"Mobilnya bergerak dari Bogor arah ke Parung," katanya.

Saat ditanya apakah pengemudi mabuk, Edwin belum bisa memastikannya. "Belum bisa kita simpulkan, ini masih kita periksa," katanya.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nal/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%