Kamis, 06/12/2012 15:48 WIB

Demo 20 Mahasiswa di Jl Dipenogoro Bikin Lalin Tersendat

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Sekitar 20 mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Indonesia melakukan aksi di Jalan Diponegoro Jakarta Pusat. Akibat aksi itu, lalu lintas di jalan tersebut menjadi macet. Mereka menilai pemerintahan SBY-Boediono gagal memberantas korupsi dan kasus pelanggaran HAM.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (6/12/2012), sekitar 20 mahasiswa membawa sebuah spanduk berukuran 1x3 meter berwarna putih bertuliskan 'Turunkan Rezim SBY-Boediono yang Telah Gagal Memberantas Korupsi dan Kasus HAM'. Aksi mereka menutup 2 dari 3 jalur di Jalan Diponegoro dari arah Cikini menuju arah Salemba di depan gedung LBH Jakarta.

Akibatnya, terjadi antrean kendaraan sepanjang satu kilometer menjelang lokasi demonstrasi. Sejumlah petugas kepolisian pun berjaga-jaga mengatur lalu lintas di lokasi.

Sebelumnya, mahasiswa ini sempat menggelar aksi duduk dan tidur di tengah jalan hingga menyisakan satu jalur yang terbagi dua di sisi kiri dan kanan. Para mahasiswa ini berasal dari UBK, STMIK Indonesia, UIN, dan Gunadarma.

"Turunkan SBY-Boediono ialah hal yang wajib karena sudah gagal dalam menyejahterakan rakyat, serta tidak mampu menyelesaikan kasus korupsi dan pelanggaran HAM," ujar seorang orator dari para mahasiswa.

Para mahasiswa ini masih melakukan aksi tidur di tengah jalan. Mereka rencananya akan menggelar aksi hingga pukul 17.00 WIB. Para pengguna jalan yang hendak melintas diminta untuk menghindari Jalan Diponegoro depan LBH Jakarta untuk sementara waktu.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(vid/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%