detikcom
Rabu, 05/12/2012 17:13 WIB

Iran Suruh AS Hitung Ulang Pesawat Mata-matanya

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Halaman 1 dari 2
Press TV
Teheran - Angkatan bersenjata Iran atau yang biasa disebut Garda Revolusioner Iran meminta militer Amerika Serikat (AS) untuk menghitung ulang jumlah pesawat mata-matanya. Hal ini menanggapi penyangkalan AS atas klaim Iran yang berhasil 'menangkap' pesawat tanpa awak AS yang terbang di atas wilayahnya.

"Penangkapan pesawat mata-mata ini bukanlah isu yang bisa dibantah dengan mudah oleh AS," ujar juru bicara Garda Revolusioner Iran, Brigadir Jenderal Ramezan Sharif seperti dilansir AFP, Rabu (5/12/2012).

"Saya menyarankan komandan militer AS untuk menghitung kembali jumlah pesawat mata-mata mereka dengan akurat," imbuhnya.

Lebih lanjut, Iran menyatakan pihaknya telah berhasil meretas data rahasia yang ada di dalam pesawat tanpa awak tersebut. Menurutnya, pesawat tersebut tengah menjalankan misi pengintaian di atas markas militer Iran dan pusat industri minyak Iran.

"Kami telah mengambil data dari dalam pesawat tanpa awak...data itu menunjukkan apa yang sebenarnya sedang dicari oleh AS di wilayah Iran. Pesawat tanpa awak tersebut bertugas mengumpulkan data intelijen dari militer Iran dan juga dari sektor energi Iran, khususnya pangkalan minyak Iran," jelas Sharif tanpa memberi penjelasan lebih lanjut.

Ditambahkan Sharif, informasi lebih lanjut akan dirilis oleh otoritas Iran jika memang diperlukan. Selain itu, Sharif juga menyatakan keyakinannya bahwa AS nantinya akan mengakui klaim Iran soal pesawat tanpa awak tersebut.

"Cepat atau lambat, Amerika akan mengkonfirmasi bahwa pesawat tanpa awak mereka memang telah kami tangkap," tandasnya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nvc/ita)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%