Detik.com News
Detik.com

Rabu, 05/12/2012 10:22 WIB

Selamatkan Nenek, ABG Malaysia Nekat Melawan Perampok

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Selamatkan Nenek, ABG Malaysia Nekat Melawan Perampok Nurul & sang nenek (The Star)
Kuala Lumpur - Seorang remaja putri di Malaysia terancam diperkosa ketika sang nenek diserang oleh perampok. Dengan berani, ABG berumur 14 tahun ini memberikan perlawanan hingga si perampok lari tunggang-langgang.

Insiden ini terjadi di rumah mereka yang berada di Kampung SC Belt, Chenderong Balai, dekat Teluk Intan, Malaysia. Saat itu, seorang perampok menerobos masuk ke dalam rumah dan langsung menyerang sang nenek, Che Fa Isa (74).

Dengan mengacungkan parang yang dibawanya, perampok tersebut meminta sang nenek menyerahkan barang-barang berharga miliknya. Gadis bernama Nurul Sahira Mohd Nawawi yang tengah berada di dalam kamarnya langsung berlari keluar dan memeluk sang nenek untuk melindunginya dari perampok.

Namun si perampok nekat mengayunkan parangnya hingga mengenai lengan kiri sang nenek. Melihat tangan sang nenek berdarah akibat ayunan parang, Nurul justru semakin berani melawan si perampok. Dia meraih sebuah clurit dan melemparkannya ke si perampok.

"Perampok tersebut juga mengancam akan memperkosa saya jika kami tidak menyerahkan uang kami dan dia mulai menggeledah isi rumah. Saat itulah ketika saya mengambil sebuah clurit yang ada di dekat saya dan mengayunkannya ke arahnya (perampok-red), clurit tersebut mengenai tangannya dan membuatnya melepaskan parang yang dipegangnya," ujar Nurul seperti dilansir The Star, Rabu (5/12/2012).

"Dia terkejut ketika saya mengambil parangnya dan dia kemudian kabur. Saya mencoba mengejarnya tapi tidak berhasil. Saya akan memotong-motongnya jika saya bertemu dengannya lagi," cetusnya.

Nurul menambahkan, saat itu dirinya bersama keluarganya tengah berlibur ke rumah nenek yang ada di desa. Saat kejadian, remaja yang berasal dari Ampang, Kuala Lumpur, ini ditinggal sendirian di rumah bersama sang nenek.

"Rumah nenek tidak ada listriknya sehingga sangat gelap. Dengan penerangan hanya menggunakan lampu minyak, nenek sedang salat di rumah ketika seorang pria muncul di belakangnya, nenek pun berteriak minta tolong," jelas ABG tersebut.

Akibat insiden ini, nenek Che Fa harus mendapat 8 jahitan akibat luka di tangan kirinya. Namun demikian, aksi berani Nurul ini berhasil menyelamatkan nyawanya.

Kepala Kepolisian Hilir Perak, Goh Kok Liang menyatakan, perampok berhasil kabur dengan menggondol sejumlah perhiasan milik Che Fa dan uang tunai sebesar 50 ringgit (Rp 157 ribu). Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nvc/ita)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%
MustRead close