detikcom
Selasa, 04/12/2012 16:15 WIB

Duh! Saksi di KPK Urung Diperiksa karena Tak Ada Ruangan & Penyidik

Ganessa - detikNews
Jakarta - Wisler Manalu, Ketua Panitia Pengadaan Proyek (PPK) Hambalang terpaksa pulang cepat dari KPK. Semestinya dia menjalani pemeriksaan terkait kasus Hambalang. Tapi apa daya, KPK mengalami keterbatasan ruangan untuk pemeriksaan. Tapi bukan hanya itu saja, penyidik juga kurang. Waduh!

"Tidak diperiksa karena ruangannya tidak ada dan penyidiknya juga lagi memeriksa yang lain," kata Wisler sambil berjalan meninggalkan gedung KPK di Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (4/12/2012) siang.

Wisler, sejatinya diperiksa sebagai saksi untuk Dedi Kusnidar yang sudah jadi tersangka kasus Hambalang. Wisler kemudian berjalan pergi meninggalkan KPK.

Soal keterbatasan penyidik ini memang sudah dirasakan KPK akhir-akhir ini. Mudiknya sejumlah penyidik KPK kembali ke institusi asal membuat tenaga KPK berkurang. Satu penyidik, bahkan harus menangani 5 kasus.

Belum lagi, akhir Desember ini sejumlah penyidik juga mudik ke kepolisian. KPK memang sudah menarik sejumlah penyidik independen dari lingkungan internal. Tapi, mereka belum bisa diperbantukan, masih dididik.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ndr/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%