Selasa, 04/12/2012 10:22 WIB
Jejak Politik Aceng 'Nikah 4 Hari'
Kilas Balik Aceng Fikri Menuju Kursi Bupati Garut
"Sebelum terpilih menjadi Bupati Garut, Pak Aceng adalah orang yang sangat sederhana, ramah, dan sopan. Makanya saya mau maju bersama-sama melalui jalur independen," kisah mantan Wakil Bupati Garut, Diky Candra, kepada detikcom, Selasa (4/12/2012).
Sejak saat itu, keduanya mengumpulkan dukungan KTP masyarakat untuk maju sebagai pasangan bupati dan wakil bupati Garut dari jalur independen. Keduanya sukses mengantongi 74.810 KTP pendukung. Selain pasangan Aceng HM Fikri-Diky Candra, masih ada dua calon independen lain di di Pilbup Garut yakni Abdul Halim-Nandang Suhendra dan Sali Iskandar-Asep Kurnia Hamdani.
Ketiganya harus berjuang keras menghadapi 4 pasangan bupati-wakil bupati Garut yang diusung gabungan parpol yakni: Haruman-Ali Rohman (PKB,PD,PBR,Pelopor),Rudi Gunawan-Oim Abdurohim (Golkar, PDIP), Aceng Wahdan Bakri-Helmi Budiman (PPP,PKS), dan Sjamsu S Djayusman-Hudan M Usaffudin (PAN,PKB,PKPB,Patriot Pancasila,PNBK,PPDK).
Hasil akhir rapat pleno KPUD Garut pada 31 Oktber 2008 menempatkan pasangan Rudi Gunawan dan Oim (Pasangan No.2) sebagai pemenang dengan perolehan 237.454 (23,6%) suara. Sementara pasangan Aceng Fikri dan Diky Candra (Pasangan No.3) menjadi runner up dengan perolehan 206.150 (20,5%) suara. Pemilihan Bupati Garut pun dilanjutkan ke putaran ke dua.
Pada akhir Desember 2008, KPUD Garut mengumumkan pasangan Aceng-Diky Candra sebagai Bupati dan Wakil Bupati Garut terpilih dengan perolehan 535.289 (56 persen). Sedangkan lawannya Rudi Gunawan-Oim Abdurohim yang diusung Partai Golkar dan PDIP hanya mampu meraih suara sebanyak 423.263 atau 44,2 persen.
Pasangan Aceng-Diky kemudian dilantik pada tanggal 23 Januari 2009. Keduanya memimpin Garut bersama-sama sebagai calon independen. Sampai kemudian Aceng melakukan manver politik ke Partai Golkar.
Kebersamaan Aceng-Diky di kantor Bupati Garut tak lama. Pada September 2011, Diky Candra menyatakan telah menyampaikan pengunduran diri karena ketidakharmonisan hubungan dengannya.
Sebelum Pilkada, Diky dan Aceng sempat berjanji untuk tidak membawa politik dalam jabatan pemerintahan mereka namun di tengah jalan Diky menilai Aceng Fikri telah mengkhianatinya dengan masuk ke Partai Golkar dan menjabat sebagai wakil ketua DPD Jabar dari partai tersebut.
"Pada tahun 2011 Pak Aceng gabung ke Golkar. Tapi bukan itu penyebab utama saya mundur. Saya tidak ingin ada dua nakhoda di satu kapal yang sama. Pak Aceng kan menganggap saya saingan," papar Diky menuturkan alasan pengunduran dirinya.
Agus Hamdani yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terpilih menjadi wakil bupati setelah mengalahkan Usep Zaenal, melalui voting di DPRD Garut.
Setelah dilantik menjadi Bupati Garut, menurut Diky, pola hidup Aceng Fikri berubah. Diky mengetahui Aceng Fikri yang dulu hanya memiliki mobil sederhana mengganti mobilnya dengan Toyota Alphard nan mahal.
"Saya sekarang sudah nggak kenal Pak Aceng yang di TV lagi. Dulu Pak Aceng sederhana dan ramah," kata Diky.
Kini Aceng sedang dikecam masyarakat Garut karena kasus menikah 4 hari dengan Fany Octora. Diky berharap masyarakat Garut tak turun ke jalan.
"Biarkan Pak Bupati menyelesaikan masa kerjanya. Kan sudah mau habis juga," kata pria yang kembali menekuni dunia keartisan yang membesarkan namanya itu.
Aceng pada semalam telah memenuhi panggilan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Dia menjelaskan banyak hal, termasuk desakan agar dia mundur.
"Harus jelas dululah dasar dari desakan itu, karena apa? Jangan dikarenakan nuansa politis, kan terlalu kental begitu. Tapi kalau desakannya betul-betul rasional, yuridis, dibenarkan, itu tidak ada masalah," kata Aceng usai bertemu Aher di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Bandung, Senin (3/12/2012) malam.
(van/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Polri Tugasnya untuk Kemanusiaan, Bukan Berbisnis!
812 share this. -
PPATK: Fathanah Alirkan Dana ke 40 Lebih Perempuan
614 share this. -
Duh! Gadis 16 Tahun di Australia Diperkosa Bergiliran oleh 3 Pria
570 share this. -
Wanita Muda di Semarang Ditemukan Tewas dengan Luka di Tubuhnya
527 share this. -
Ini 3 Hakim Agung yang Kalahkan Konglomerat Swedia Pemilik IKEA
418 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Senin, 20/05/2013 22:50 WIB
Truk Pekerja Perkebunan di Nunukan Terbalik, 4 Tewas
-
Senin, 20/05/2013 22:31 WIB
Otoritas Bandara Selidiki Malaysia Airlines yang Hampir Salah Mendarat
-
Senin, 20/05/2013 22:24 WIB
Kemenkum Upayakan Tingkatkan Anggaran Kesehatan untuk Napi
-
Senin, 20/05/2013 22:14 WIB
Selisih 23 Suara, Romi-Harno Menangkan Kursi Wali/Wawali Kota Palembang
-
Senin, 20/05/2013 21:34 WIB
Pelaku yang Diduga Potong Alat Kelamin Abdul Muhyi Seorang Perempuan
-
Senin, 20/05/2013 21:34 WIB
Pelaku yang Diduga Potong Alat Kelamin Abdul Muhyi Seorang Perempuan
-
Senin, 20/05/2013 21:23 WIB
Polisi Tangkap Pelaku yang Diduga Potong Alat Kelamin Abdul Muhyi
-
Senin, 20/05/2013 20:27 WIB
Pesawat Malaysia Airlines Hampir Salah Mendarat di Bandara Kuala Namu
-
Senin, 20/05/2013 22:31 WIB
Otoritas Bandara Selidiki Malaysia Airlines yang Hampir Salah Mendarat
-
Senin, 20/05/2013 22:07 WIB
Selisih 23 Suara, Romi-Harno Menangkan Kursi Wali/Wawali Kota Palembang
-
Senin, 20/05/2013 21:09 WIB
Warga Klender Minta Jokowi Selesaikan Sengketa Tanah di Gusti Ngurah Rai
-
Senin, 20/05/2013 20:59 WIB
Dirjen Pajak Minta KPK Usut Pengakuan Tersangka Suap Eko Darmayanto
-
Senin, 20/05/2013 19:23 WIB
KPK: Data Oknum PKS yang Terima Dana dari Fathanah Akan Dibuka di Sidang
-
352 Komentar
-
234 Komentar
-
228 Komentar
-
211 Komentar
-
206 Komentar
-
204 Komentar
-
201 Komentar
-
174 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,837.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 17:00 WIB
Dituding Singkap Rok Siswi SD, FS Mengaku Bantu Bukakan Sepatu
-
Senin, 20/05/2013 16:41 WIB
Terkait Fathanah, Tri Kurnia Kembalikan Uang Rp 400 Juta ke KPK
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


.gif)





_5.gif)





Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.

