Detik.com News
Detik.com
Senin, 03/12/2012 16:44 WIB

Mobil Grandmax Tabrak Tiang Jembatan Tol Kanci, 1 Tewas

Faiq Rhesa - detikNews
Mobil Grandmax Tabrak Tiang Jembatan Tol Kanci, 1 Tewas Foto: Faiq Resha/detikcom
Cirebon - Satu orang meninggal akibat kecelakaan tunggal di tol Palimanan Kanci, KM 225 Cirebon. Dua orang terluka, sedangkan mobil rusak parah.

Mobil jenis Daihatsu Grandmax Nopol E 1131 AY itu menabrak tiang jembatan tol di KM 225, Senin (3/12/2012) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Saat itu, kecepatan 80-90 km/jam. Tiba-tiba ban depan kiri pecah, mobil lalu oleng zig-zag akhirnya menabrak tiang jembatan tol," kata Mukhlis, sopir mobil.

Beruntung Mukhlis yang warga Waled Cirebon itu hanya mengalami lecet-lecet pada tangan, kaki dan kepalanya. Namun nasib nahas menimpa Tahyudin yang duduk di samping Mukhlis. Tahyudin warga Desa Karang Junti, Kecamatan Losari, Brebes, Jawa Tengah itu, tewas seketika karena terjepit langit-langit mobil.

Sementara itu, Mustofa, korban luka yang lain, mengatakan, keluarga ini dalam perjalanan pulang ke Brebes, usai menengok anaknya di salah satu pesantren di Tangerang Banten.

"Berangkatnya kita tidak ada apa-apa, justru pulang terjadi musibah," ujar Mustofa yang sesak di bagian dada akibat benturan. Mobil di-charter oleh kelurga Mustofa, berisi 9 orang termasuk sopir.

Korban meninggal disemayamkan di RS Gunung Jati Kota Cirebon, sementara 2 orang korban yang luka parah, dirawat di RS Ciremai Kota Cirebon. Kecelakaan tunggal ini ditangani oleh Polres Cirebon.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%