Senin, 03/12/2012 14:33 WIB

Golkar Tutup Pintu Aceng 'Nikah 4 Hari' ke Pilbup Garut 2013

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Foto: Majalah Detik/ Istimewa
Jakarta - Partai Golkar memastikan tak akan mengusung kembali Aceng HM Fikri di Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut tahun 2013 mendatang. DPP Golkar menilai kasus nikah 4 hari Aceng dengan Fany Octora (18) adalah bentuk pelecehan terhadap perempuan.

"Di negara lain pastinya pejabat seperti ini sudah mundur. Ini adalah bentuk perilaku pelecehan, penghinaan, dan kesewenang-wenangan terhadap perempuan," demikian nada keras jubir Golkar yang juga Wasekjen DPP Golkar Nurul Arifin kepada detikcom, Senin (3/12/2012).

Hal ini disampaikan Nurul menanggapi desakan masyarakat Garut agar Aceng Fikri mundur dari posisi Bupati Garut. Nurul secara khusus telah meminta penjelasan dari DPD Golkar Jawa Barat terkait hal ini.

Menurut Nurul, pandangan DPD Golkar Jabar yang kemungkinan memilih orang lain untuk Pilbup Garut sudah tepat. DPP Golkar mengamini dengan pertimbangan kasus nikah 4 hari yang dilakukan Aceng sangat memalukan.

"Tidak ada sangkut pautnya dengan partai, karena kejadian ini menyangkut perilaku pribadi dia. Jelas dengan sikapnya yang memalukan ini Golkar tidak akan mengajukan di Pilkada berikutnya," tegasnya.

Pernikahan Aceng dan Fany digelar pada malam 14 Juli 2012 lalu. Pernikahan digelar tepat pukul 19.30 WIB di rumah pribadi Aceng di wilayah Copong, Garut. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Limbangan, K.H. Abdurrozaq, S.Ag menikahkan kedua mempelai secara siri atau secara agama tanpa catatan resmi negara.

Namun 4 hari setelah pernikahan, melalui SMS Aceng mengirimkan talak perceraian. Aceng mengaku sudah tidak ada rasa pada Fany, dengan menyertakan sejumlah alasan.

Menyikapi pernikahan kilat nan kontroversial Bupati Garut Aceng Fikri, puluhan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama mendatangi DPRD. Mereka menyerahkan resolusi yang intinya meminta DPRD mengambil langkah-langkah politik, dan meminta Aceng mundur.

Sementara itu, Fany Octora mendatangi Mabes Polri siang pukul 13.40 WIB untuk melaporkan Aceng. Nurul menyatakan dukungan Aceng dipolisikan dengan pasal UU KDRT.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%