detikcom
Senin, 03/12/2012 14:01 WIB

Waketum Golkar: Jika Aceng Maju Lagi Pilbup Garut Tentu Berat

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Foto: Majalah Detik/ Istimewa
Jakarta - Kasus nikah kilat Bupati Garut Aceng HM Fikri dengan Fany Octora (18) menuai kecaman. Meski DPP Partai Golkar belum mengambil sikap resmi, namun Wakil Ketua Umum DPP Golkar Sharif Cicip Sutarjo melihat pengajuan kembali Aceng di Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut cukup berat.

"Kalau ada masalah etika tentunya kita harus perhatikan. Kan nantinya rakyat yang memilih," kata Sharif.

Hal ini disampaikan Sharif menanggapi kasus nikah siri Aceng Fikri dengan Fany dan kemudian menceraikannya dalam waktu 4 hari. Hal ini disampaikan Sharif kepada detikcom, Senin (3/12/2012).

Menurut Sharif, dalam Pilkada, rakyat yang paling menentukan. Kalau memang rakyat Garut sudah berdemo meminta Aceng mundur, apa iya Aceng masih akan menang di Pilbup Garut tahun 2013 mendatang.

"Kalau melanggar etika tentunya buat dia merugikan, buat dia sendiri berat, harus pikirkan itu," kata Sharif.

Namun DPP Golkar belum memutuskan nasib Aceng yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPD Golkar Jabar, meski DPD Golkar Jabar sudah mewacanakan pemecatan Aceng dari keanggotaan Golkar dan berencana mencari orang lain untuk Pilbup Garut.

"DPP belum mengambil keputusan. Kalau Jabar nanti menunggu laporan Pak Nurdin Halid," tandasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(van/asy)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close