detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 02:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 03/12/2012 14:01 WIB

Waketum Golkar: Jika Aceng Maju Lagi Pilbup Garut Tentu Berat

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Foto: Majalah Detik/ Istimewa
Jakarta - Kasus nikah kilat Bupati Garut Aceng HM Fikri dengan Fany Octora (18) menuai kecaman. Meski DPP Partai Golkar belum mengambil sikap resmi, namun Wakil Ketua Umum DPP Golkar Sharif Cicip Sutarjo melihat pengajuan kembali Aceng di Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut cukup berat.

"Kalau ada masalah etika tentunya kita harus perhatikan. Kan nantinya rakyat yang memilih," kata Sharif.

Hal ini disampaikan Sharif menanggapi kasus nikah siri Aceng Fikri dengan Fany dan kemudian menceraikannya dalam waktu 4 hari. Hal ini disampaikan Sharif kepada detikcom, Senin (3/12/2012).

Menurut Sharif, dalam Pilkada, rakyat yang paling menentukan. Kalau memang rakyat Garut sudah berdemo meminta Aceng mundur, apa iya Aceng masih akan menang di Pilbup Garut tahun 2013 mendatang.

"Kalau melanggar etika tentunya buat dia merugikan, buat dia sendiri berat, harus pikirkan itu," kata Sharif.

Namun DPP Golkar belum memutuskan nasib Aceng yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPD Golkar Jabar, meski DPD Golkar Jabar sudah mewacanakan pemecatan Aceng dari keanggotaan Golkar dan berencana mencari orang lain untuk Pilbup Garut.

"DPP belum mengambil keputusan. Kalau Jabar nanti menunggu laporan Pak Nurdin Halid," tandasnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(van/asy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close