Detik.com News
Detik.com
Minggu, 02/12/2012 13:17 WIB

Hari ke-48 Jokowi

Ini Kata Lurah, RT, RW dan PKK tentang 7 Instruksi Jokowi

Rini Friastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ini Kata Lurah, RT, RW dan PKK tentang 7 Instruksi Jokowi
Jakarta - Para ketua RT, RW, PKK, telah menerima tujuh instruksi dari Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Apa kata mereka tentang 7 instruksi Jokowi?

"Kalau memang sama Pak jokowi programnya begitu, itu tugas kita. RT/RW kita akan melaksanakan, tidak ada yang berat," kata Ketua RT 05 RW 02 Lebak Bulus, Mursali (50), usai acara silaturahmi Gubernur dengan RT/RW dan PKK di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (2/12/2012)..

Tanggapan positif juga meluncur dari Lurah Mampang Prapatan, Zainudin. Menurutnya, instruksi-instruksi dari Jokowi tidak berat. Malahan, RT/RW di wilayahnya sudah melaksanakan sebagian instruksi tersebut, seperti kerja bakti setiap dua minggu sekali. Dia juga sempat menyatakan pendapatnya mengenai hubungan program gubernur lama dengan gubernur baru DKI Jakarta.

"Kan tinggal meneruskan saja (program gubernur lama-red). Konsep-konsepnya kan sudah ada, sekarang tinggal diterusin lagi," ujar Zainudin.

Ketua PKK RW 01 Cipedak, Jagakarsa, Sri Mulyani, mengatakan bahwa perbedaan kepemimpinan gubernur lama dan baru tidak menjadi masalah. Instruksi-instruksi gubernur baru yang dimandatkan kepada pengurus masyarakat-pun harus dilaksanakan tanpa mengeluh.

"Kalau menurut saya, semua gubernur itu baik, tinggal bagaimana memimpinnya saja. Untuk gubernur yang sekarang, gebrakannya ke masyarakat lebih mendekat, mau berinteraksi dengan masyarakat. Cuma pola pikirnya beda-beda," kata Sri Mulyani yang baru saja menerima penghargaan PKK terbaik se-DKI Jakarta.

Lurah Menteng Atas, Eko, juga menyambut baik arahan dari Gubernur DKI Jakarta yang baru 48 hari menjabat itu. Menurutnya, Jokowi menginstruksikan kepada jajaran pengurus masyarakat melalui kata-kata yang mengena di hati.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nwk/nwk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%