Minggu, 02/12/2012 10:22 WIB

Terowongan di Jepang Ambruk, Beberapa Kendaraan & Orang Terjebak

Nograhany Widhi K - detikNews
Foto: Reuters
Tokyo - Terowongan kendaraan bermotor di jalan raya ambruk, tepatnya di Prefektur Yamanashi, Jepang, pada Minggu (2/11/2012) pagi. Beberapa orang dan kendaraan terjebak.

Seperti dilansir dari NHK, yang ambruk adalah Terowongan Sasago, di Chuo Expressway, Otsuki sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Terowongan yang ambruk itu lantas menyebabkan kendaraan mengeluarkan api.

Saksi mata mengatakan sedikitnya 3 kendaraan tertimpa di dalamnya. Asap hitam mengepul dari terowongan itu.

Petugas pemadam kebakaran mengatakan sedikitnya ada 5 orang terjebak di lorong. Seorang perempuan berhasil keluar dari mobilnya yang tertimpa reruntuhan dan mengatakan ada 5 orang lainnya yang masih terjebak. Beberapa orang sudah terlihat berjalan keluar dari terowongan itu dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Para petugas penyelamat sudah tampak di lokasi namun baru mencapai 300 meter dari lokasi. Asap tebal menghalangi para penyelamat untuk mendekat.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nwk/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%