detikcom

Sabtu, 01/12/2012 22:16 WIB

Timnas Kalah dari Malaysia, Jokowi: Dasar Realitanya Kalah!

Ray Jordan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Indonesia lagi-lagi harus mengakui keunggulan Malaysia. Negeri yang menjadi 'musuh bubuyutan' Indonesia dalam sepak bola ini menyingkirkan skuat Garuda dari laga lanjutan piala AFF Suzuki 2012 setelah menyerah 0-2 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur Malaysia. Lantas, bagaimana tanggapan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo?

"Yaa, pengennya kita menang, dasar realitanya kalah ya," tutur Jokowi dengan ekspresi sedih saat ditanya wartawan.

Ungkapan itu disampaikan Jokowi usai menonton bareng (nobar) pertandingan antara Indonesia versus Malaysia bersama warga di depan stasiun Manggarai, Jalan Manggarai Utara II, Jakarta Selatan, Sabtu (1/12/2012).

Menurut pria yang juga gemar olahraga sepak bola ini, kekalahan untuk kesekian kalinya timnas sepak bola Indonesia dalam ajang internasional menunjukkan adanya kesalahan dalam persiapan dan pembinaan sepak bola di tanah air.

"Ya harus diperbaiki, pembinaan olahraga sepak bola memang dari bawah, memang kerja dengan perencanaan waktu yang sangat singkat sulit. Itu pekerjaan yang sangat panjang," tuturnya.

Jokowi juga mengingatkan kembali jika pembangunan stadion sepak bola untuk klub kebanggaan warga Jakarta, Persija Jakarta, akan dibangun tahun depan.

"Tahun depan, stadion di taman BMW (di Jakarta Utara)," ujarnya. Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rmd/slm)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%