Sabtu, 01/12/2012 21:53 WIB

Hari ke-47 Jokowi

Lagi, Jokowi Bagi-bagi Hadiah untuk Anak-anak di Manggarai Jaksel

Ray Jordan - detikNews
Halaman 1 dari 5
Gubernur DKI Jokowi sedang membagi-bagi hadiah untuk anak-anak kecil di Manggarai, Jaksel. (Ray Jordan/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali bagi-bagi hadiah untuk warganya. Kali ini giliran anak-anak kecil yang diberi hadiah oleh Jokowi. Pemberian hadiah itu dilakukan Jokowi saat waktu istirahat 15 menit setelah babak babak pertama laga Timnas melawan Malaysia dalam ajang Piala AFF Suzuki 2012 usai. Jokowi memberi hadiah itu dengan kuis.

"Saya mau memberi kuis, nanti hadiahnya sepeda sama bola. Mau ndak?" tanya Jokowi di hadapan anak-anak di pemukiman warga di depan stasiun Manggarai, Jalan Manggarai Utara II, Jaksel, Sabtu (1/12/2012).

"Maauuuuu..." jawab serentak sekitar 30an anak yang saat itu ikut nobar dengan Jokowi.

Jokowi memang sedang menonton bareng warga Manggarai pertandingan sepakbola piala AFF Suzuki 2012 tersebut. Kehadiran Jokowi di tengah-tengah warga sempat mengejutkan mereka, karena memang kedatangannya tidak dijadwalkan.

"Duduk semuanya. Untuk laki-laki hadiahnya bola. Yang mau tunjuk jari," ujar Jokowi.

Setelah Jokowi memberi instruksi tersebut, serentak anak-anak yang duduk berkumpul di hadapan Jokowi menunjuk jari. Jokowi lalu menunjuk ke salah seorang anak laki-laki dan bertanya.

"Nama siapa?" tanya JokowiNext

Halaman 1 2 3 4 5

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(rmd/slm)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%